Kamis, 05 Januari 2012

Membentuk Keluarga Muslim

PEMBENTUKAN KELUARGA ISLAM

a. LATARBELAKANG
Mayoritas manusia tentu mendambakan kebahagiaan, menanti ketentraman dan ketanangan jiwa. Tentu pula semua menghindari dari berbagai pemicu gundah gulana dan kegelisahan. Terlebih dalam lingkngan keluarga. Ingatlah semua ini tak akan terwujud kecuali dengan iman kepada Alloh, tawakal dan mengembalikan semua masalah kepadaNya, disamping melakukan berbagai usaha yang sesuai dengan syari'at.
Pentingnya Keharmonisan Keluarga Yang paling berpengaruh buat pribadi dan masyarakat adalah pembentukan keluarga dan komitmennya pada kebenaran. Alloh dengan hikmahNya telah mempersiapkan tempat yang mulia buat manusia untuk menetap dan tinggal dengan tentram di dalamnya. FirmanNya: "dan diantara tanda-tanda kekuasanNya adalah Dia mencipatakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri supaya kamu cenderung dan merasa tentram kepadanya dan diajadikanNya diantara kamu rasa kasih sayang. Sungguh pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir." (Ar Rum: 21)
Ya.supaya engkau cenderung dan merasa tentram kepadanya (Alloh tidak mengatakan: 'supaya kamu tinggal bersamanya'). Ini menegaskan makna tenang dalam perangai dan jiwa serta menekankan wujudnya kedamaian dalam berbagai bentuknya.
Maka suami istri akan mendapatkan ketenangan pada pasangannya di kala datang kegelisahan dan mendapati kelapangan di saat dihampiri kesempitan. Sesungguhnya pilar hubungan suami istri adalah kekerabatan dan pershabatan yang terpancang di atas cinta dan kasih sayang. Hubungan yang mendalam dan lekat ini mirip dengan hubungan seseorang dengan dirinya sendiri. Al Qur'an menjelaskan: "Mereka itu pakaian bagimu dan kamu pun pakaian baginya." (Al Baqarah: 187)
Terlebih lagi ketika mengingat apa yang dipersiapkan bagi hubungan ini misalnya; penddidikan anak dan jaminan kehidupan, yang tentu saja tak akan terbentuk kecuali dalam atmosfir keibuan yang lembut dan kebapakan yang semangat dan serius. Adakah di sana komunitas yang lebih bersih dari suasana hubungan yang mulia ini?







Pilar Peyangga Keluarga Islami
a. Iman dan Taqwa

Faktor pertama dan terpenting adalah iman kepada Alloh dan hari akhir, takut kepada Dzat Yang memperhatikan segala yang tersembunyi serta senantiasa bertaqwa dan bermuraqabbah (merasa diawasi oleh Alloh) lalu menjauh dari kedhaliman dan kekeliruan di dalam mencari kebenaran.
"Demikian diberi pengajaran dengan itu, orang yang beriman kepada Alloh dan hari akhirat. Barang siapa yang bertaqwa kepada Alloh niscaya Dia kan mengadakan baginya jalan keluar. Dan Dia kan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. Dan barang siapa yang bertaqwa kepada Alloh niscaya Alloh akan mencukupkan keperluannya." (Ath Thalaq: 2-3)
Di antara yang menguatkan tali iman yaitu bersungguh-sungguh dan serius dalam ibadah serta saling ingat-mengingatkan. Perhatikan sabda Rasululloh: "Semoga Alloh merahmati suami yang bangun malam hari lalu shalat dan membangunkan pula istrinya lalu shalat pula. Jika enggan maka dipercikkannya air ke wajahnya. Dan semoga Alloh merahmati istri yang bangun malam hari lalu shalat dan membangunkan pula suaminya lalu shalat pula. Jika enggan maka dipercikkannya air ke wajahnya." (HR. Ahmad, Abu Dawud, An Nasa'i, Ibnu Majah).
Hubungan suami istri bukanlah hubungan duniawi atau nafsu hewani namun berupa interaksi jiwa yang luhur. Jadi ketika hubungan itu shahih maka dapat berlanjut ke kehidupan akhirat kelak. FirmanNya: "Yaitu surga 'Adn yang mereka itu masuk di dalamnya bersama-sama orang yang shaleh dari bapak-bapaknya, istri-istrinya dan anak cucunya." (Ar Ra'du: 23)
b. Hubungan Yang Baik

Termasuk yang mengokohkan hal ini adalah pergaulan yang baik. Ini tidak akan tercipt akecuali jika keduanya saling mengetahui hak dan kewajibannya masing-masing.
Mencari kesempurnaan dalam keluarga dan naggotanya adalah hal mustahil dan merasa frustasi daklam usha melakukan penyempurnan setiap sifat mereka atau yang lainnya termasuk sia-sia juga.
c. Tugas Suami

Seorang suami dituntut untuk lebih bisa bersabar ketimbang istrinya, dimana istri itu lemah secara fisik atau pribadinya. Jika ia dituntut untuk melakukan segala sesuatu maka ia akan buntu.
Teralalu berlebih dalam meluruskannya berarti membengkokkannya dan membengkokkannya berarti menceraikannya. Rasululloh bersabda: "Nasehatilah wanita dengan baik. Sesungguhnya mereka diciptakan dari tulang rusuk dan bagian yang bengkok dari rusuk adalah bagian atasnya. Seandainya kamu luruskan maka berarti akan mematahkannya. Dan seandainya kamu biarkan maka akan terus saja bengkok, untuk itu nasehatilah dengan baik." (HR. Bukhari, Muslim)
Jadi kelemahan wanita sudah ada sejak diciptakan, jadi bersabarlah untuk menghadapinya. Seorang suami seyogyanya tidak terus-menerus mengingat apa yang menjadi bahan kesempitan keluarganya, alihkan pada beberapa sisi kekurangan mereka. Dan perhatikan sisi kebaikan niscaya akan banyak sekali.
Dalam hal ini maka berperilakulah lemah lembut. Sebab jika ia sudah melihat sebagian yang dibencinya maka tidak tahu lagi dimana sumber-sumber kebahagiaan itu berada. Alloh berfirman; "Dan bergaullah bersama mereka dengan patut. Kemudian jika kamu tidak menyukai mereka maka bersabarlah Karena mungkin kamu tidak menyukai sesuatu padahal Aloh menjadikannya kebaikan yang banyak." (An Nisa': 19)
Apabila tidak begitu lalu bagaimana mungkin akan tercipta ketentraman, kedamaian dan cinta kasih itu: jika pemimpin keluarga itu sendiri berperangai keras, jelek pergaulannya, sempit wawasannya, dungu, terburu-buru, tidak pemaaf, pemarah, jika masuk terlalu banyak mengungkit-ungkit kebaikan dan jika keluar selalu berburuk sangka.
Padahal sudah dimaklumi bahwa interaksi yang baik dan sumber kebahagiaan itu tidaklah tercipta kecuali dengan kelembutan dan menjauhakan diri dari prasangka yang tak beralasan. Dan kecemburuan terkadang berubah menjadi prasangka buruk yang menggiringnya untuk senantiasa menyalah tafsirkan omongan dan meragukan segala tingkah laku. Ini tentu akan membikin hidup terasa sempit dan gelisah dengan tanpa alasan yang jelas dan benar.
d. Tugas Istri

Kebahagiaan, cinta dan kasih sayang tidaklah sempurna kecuali ketika istri mengetahui kewajiban dan tiada melalaikannya. Berbakti kepada suami sebagai pemimpin, pelindung, penjaga dan pemberi nafkah. Taat kepadanya, menjaga dirinya sebagi istri dan harta suami. Demikian pula menguasai tugas istri dan mengerjakannya serta memperhatikan diri dan rumahnya.
Inilah istri shalihah sekaligus ibu yang penuh kasih sayang, pemimpin di rumah suaminya dan bertanggung jawab atas apa yang dipimpinnya. Juga mengakui kecakapan suami dan tiada mengingkari kebaikannya. Untuk itu seyogyanya memaafkan kekeliruan dan mangabaikan kekhilafan. Jangan berperilaku jelek ketika suami hadir dan jangan mengkhianati ketika ia pergi.
Dengan ini sudah barang tentu akan tercapai saling meridhai, akan langgeng hubungan, mesra, cinta dan kasih sayang. Dalam hadits: "Perempuan mana yang meninggal dan suaminya ridha kepadanya maka ia masuk surga." (HR. Tirmidzi, Hakim, Ibnu Majah)
Maka bertaqwalah wahai kaum muslimin! Ketahuilah bahwa dengan dicapainya keharmonisan akan tersebarlah semerbak kebahagiaan dan tercipta suasana yang kondusif bagi tarbiyah.
Selain itu tumbuh pula kehidupan di rumah yang mulia dengan dipenuhi cinta kasih dan saling pengertian anatar sifat keibuan yang penuh kasih sayang dan kebapakan yang tegas, jauh dari cekcok, perselisihan dan saling mendhalimi satu sama lain. Juga tak ada permusuhan dan saling menyakiti.
2. PENGERTIAN KELUARGA
Syaithan begitu berambisi dlm merusak sebuah keluarga. Berbagai upaya ditempuh utk mencapai ambisi itu. Ini disebabkan keluarga merupakan pondasi bagi terbentuk masyarakat muslim yg berkualitas.
Setiap manusia tentu mendambakan keamanan dan mereka berlomba-lomba utk mewujudkan dgn tiap jalan dan cara yg memungkinkan. Rasa aman ini lbh mereka butuhkan di atas kebutuhan makanan. Karena itu Islam memperhatikan hal ini dgn cara membina manusia sebagai bagian dari masyarakat di atas akidah yg lurus disertai akhlak yg mulia. Bersamaan dgn itu pembinaan individu-individu manusia tdk mungkin dapat terlaksana dgn baik tanpa ada wadah dan lingkungan yg baik. Dari sudut inilah kita dapat melihat nilai sebuah keluarga
Keluarga dlm pandangan Islam memiliki nilai yg tdk kecil. Bahkan Islam menaruh perhatian besar terhadap kehidupan keluarga dgn meletakkan kaidah-kaidah yg arif guna memelihara kehidupan keluarga dari ketidakharmonisan dan kehancuran. Kenapa demikian besar perhatian Islam? Karena tdk dapat dipungkiri bahwa keluarga adl batu bata pertama utk membangun istana masyarakat muslim dan merupakan madrasah iman yg diharapkan dapat mencetak generasi-generasi muslim yg mampu meninggikan kalimat Allah di muka bumi
Bila pondasi ini kuat lurus agama dan akhlak anggota mk akan kuat pula masyarakat dan akan terwujud keamanan yg didambakan. Sebalik bila tercerai berai ikatan keluarga dan kerusakan meracuni anggota-anggota mk dampak terlihat pada masyarakat bagaimana kegoncangan melanda dan rapuh kekuatan sehingga tdk diperoleh rasa aman.
Dengan keterangan di atas pahamlah kita kenapa musuh-musuh Allah dari kalangan syaitan jin dan manusia begitu berambisi utk menghancurkan kehidupan keluarga. Mereka bantu-membantu menyisipkan kebatilan ke dlm keluarga agar apa yg diharapkan Islam dari sebuah keluarga tdk terwujud. Dan sangat disesalkan ibarat gayung bersambut kebatilan itu banyak diserap oleh keluarga muslim. Akibat tatanan rumah tangga hancur dan dampak masyarakat diantar ke bibir jurang kehancuran. Naudzubillah min dzalik!! Kita berlindung kepada Allah dari yg demikian
Jauh sebelum Rasulullah shallallahu alaihi wasallam telah memperingatkan kita akan makar iblis terhadap anak Adam. Bagaimana iblis begitu bergembira bila anak buah dapat menghancurkan sebuah keluarga memutuskan hubungan antara suami dgn istri sebagai dua tonggak dlm kehidupan keluarga.


Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda :

“Sesungguh Iblis meletakkan singgasana di atas air kemudian ia mengirim tentara-tentaranya. mk yg paling dekat di antara mereka dgn iblis adl yg paling besar fitnah yg ditimbulkannya. Datang salah seorang dari mereka seraya berkata: Aku telah melakukan ini dan itu. mk Iblis menjawab: “Engkau belum melakukan apa-apa”. Lalu datang yg lain seraya berkata: “Tidaklah aku meninggalkan dia hingga aku berhasil memisahkan dia dgn istrinya”. mk Iblis pun mendekatkan anak buah tersebut dgn diri dan memuji dgn berkata: “Ya engkaulah”.
Dalam Syarah Shahih Muslim berkata Imam Nawawi rahimahullah menjelaskan hadits di atas bahwa Iblis bermarkas di lautan dan dari situlah ia mengirim tentara-tentara ke penjuru bumi. Iblis memuji anak buah yg berhasil memisahkan antara suami dgn istri krn kagum dgn apa yg dilakukan dan ia dapat mencapai puncak tujuan yg dikehendaki iblis.
Sebegitu kuat ambisi iblis dan para syaitan sebagai tentara utk menghancurkan kehidupan keluarga hingga mereka bersedia membantu syaitan dari kalangan manusia utk mengerjakan sihir yg dapat memisahkan suami dgn istrinya. Allah Ta`ala berfirman menyebutkan ihwal orang–orang Yahudi yg biasa melakukan pekerjaan kufur ini guna memisahkan pasangan suami istri:
“orang2 Yahudi itu mengikuti apa yg dibacakan para syaitan pada masa kerajaan Nabi Sulaiman padahal Sulaiman tidaklah kafir namun syaitan- syaitan itulah yg kafir. Mereka mengajarkan sihir kepada manusia dan apa yg diturunkan kepada dua malaikat di Babil yaitu Harut dan Marut sedang kedua tdk mengajarkan sesuatu kepada seorangpun sebelum kedua mengatakan: “Kami hanyalah ujian bagimu mk janganlah engkau kufur dgn belajar sihir”. Maka mereka mempelajari sihir dari kedua yg dgn sihir tersebut mereka bisa memisahkan antara suami dgn istrinya”
Kita berlindung kepada Allah ta`ala dari kejahatan sihir dan pelakunya!
Pembaca yg semoga dirahmati Allah ta`ala ketahuilah suatu keluarga baru memiliki nilai lbh bila bangunan keluarga itu ditegakkan di atas dasar takwa kepada Allah Ta`ala.
Untuk kepentingan ini perlu dipersiapkan anggota keluarga yg shalih tentu dimulai dari pasangan suami istri. Seorang pria ketika akan menikah hendak mempersiapkan diri dan melihat kemampuan dirinya. Dia harus membekali diri dgn ilmu agama agar dapat memfungsikan diri sebagai qawwam yg baik dlm rumah tangga
Karena Allah Ta`ala telah menetapkan:

“Kaum pria itu adl pemimpin atas kaum wanita disebabkan Allah telah melebihkan sebagian mereka di atas sebagian yg lain dan krn kaum pria telah membelanjakan harta-harta mereka utk menghidupi wanita”.
Hendak seorang pria menjatuhkan pilihan hidup kepada wanita yg shalihah krn demikian yg dituntunkan oleh Nabi kita yg mulia Muhammad shallallahu alaihi wasallam



Beliau Shallallahu ‘alaihi Wasallam bersabda tentang kelebihan wanita yg shalihah:
“Dunia itu adl perhiasan dan sebaik-baik perhiasan dunia adl wanita shalihah “.
“Ada empat perkara yg termasuk dari kebahagiaan: istri yg shalihah tempat tinggal yg luas tetangga yg shalih dan tunggangan yg nyaman. Dan ada empat perkara yg termasuk dari kesengsaraan: tetangga yg jelek istri yg jelek tunggangan yg jelek dan tempat tinggal yg sempit”.
Beliau Shallallahu ‘alaihi Wasallam mengabarkan:
“Wanita itu dinikahi krn empat perkara yaitu krn harta kedudukan kecantikan dan agamanya. mk pilihlah wanita yg memiliki agama taribat yadaak “.
Imam Nawawi rahimahullah menyatakan bahwa yg benar tentang makna hadits di atas adl Nabi shallallahu alaihi wasallam mengabarkan tentang kebiasaan yg dilakukan manusia. Mereka ketika hendak menikah memilih wanita dgn melihat empat perkara tersebut dan mereka mengakhirkan pertimbangan agama si wanita . mk hendaklah engkau wahai orang yg meminta bimbingan memilih wanita yg baik agamanya.
Imam Nawawi melanjutkan: “Dalam hadits ini ada hasungan utk bergaul/berteman dgn orang yg memiliki agama baik dlm segala sesuatu krn berteman dgn mereka bisa mengambil faedah dari akhlak mereka barakah mereka dan baik jalan hidup mereka di samping itu kita aman dari kerusakan yg ditimbulkan mereka”.
Masalah agama ini juga harus menjadi pertimbangan seorang wanita ketika ia memutuskan utk menerima pinangan seorang pria krn pria yg shalih ini bila mencintai istri mk ia akan memuliakan namun bila ia tdk mencintai istri mk ia tdk akan menghinakannya. Dan hal ini harus menjadi perhatian wali si wanita krn Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda :
“Apabila datang kepada kalian orang yg kalian ridla agama dan akhlak mk nikahkanlah laki2 itu kalau tdk kalian lakukan hal tersebut niscaya akan terjadi fitnah di muka bumi dan terjadi kerusakan yg merata”.
Di antara yg dijadikan Islam sebagai tujuan berumah tangga dan dibentuk sebuah keluarga adl utk memperbanyak umat Muhammad shallallahu alaihi wasallam. Karena itu ketika datang seorang pria menghadap beliau dan mengatakan : “Aku mendapatkan seorang wanita yg memiliki kecantikan dan keturunan namun ia tdk dapat melahirkan apakah boleh aku menikahi ?” Rasulullah shallallahu alaihi wasallam menjawab: “Jangan menikahinya”. Kemudian pria tadi datang menghadap Nabi utk kedua kali dan mengutarakan keinginan utk menikahi wanita tersebut namun beliau melarangnya. Kemudian ia datang lagi utk ketiga kali mk beliau shallallahu alaihi wasallam bersabda :

“Nikahilah oleh kalian wanita yg penyayang lagi subur krn aku akan berbangga-bangga dgn banyak kalian di hadapan umat-umat yg lain”.
Bila tiap muslim memperhatikan dan melaksanakan dgn baik apa yg ditetapkan dan digariskan oleh syariat agama niscaya ia akan mendapatkan kelurusan dan ketenangan dlm hidup termasuk dlm kehidupan berkeluarga. Dan dia benar-benar dapat merasakan tanda kekuasaan Allah ta`ala sebagaimana dlm firman-Nya;
“Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya Dia menciptakan utk kalian pasangan-pasangan kalian dari diri-diri kalian sendiri agar kalian merasa tenang dgn keberadaaan mereka dan Dia menjadikan di antara kalian rasa cinta dan kasih sayang. Sesungguh pada yg demikian itu benar-benar terdapat tanda –tanda bagi kaum yg mau berfikir”.
3. URGENSI KELUARGA DALAM ISLAM
Keluarga mempunyai peranan penting dalam pendidikan, baik dalam lingkungan masyarakat Islam maupun non-Islam. Karena keluarga merupakan tempat pertumbuhan anak yang pertama di mana dia mendapatkan pengaruh dari anggota-anggotanya pada masa yang amat penting dan paling kritis dalam pendidikan anak, yaitu tahun-tahun pertama dalam kehidupanya (usia pra-sekolah). Sebab pada masa tersebut apa yang ditanamkan dalam diri anak akan sangat membekas, sehingga tak mudah hilang atau berubah sudahnya.
Dari sini, keluarga mempunyai peranan besar dalam pembangunan masyarakat. Karena keluarga merupakan batu pondasi bangunan masyarakat dan tempat pembinaan pertama untuk mencetak dan mempersiapkan personil-personilnya.
Musuh-musuh Islam telah menyadari pentingya peranan keluarga ini. Maka mereka pun tak segan-segan dalam upaya menghancurkan dan merobohkannya. Mereka mengerahkan segala usaha ntuk mencapai tujuan itu. Sarana yang mereka pergunakan antara lain:

1. Merusak wanita muslimah dan mempropagandakan kepadanya agar meninggallkan tugasnya yang utama dalam menjaga keluarga dan mempersiapkan generasi.
2. Merusak generasi muda dengan upaya mendidik mereka di tempat-tempat pengasuhan yang jauh dari keluarga, agar mudah dirusak nantinya.
3. Merusak masyarakat dengan menyebarkan kerusakan dan kehancuran, sehingga keluarga, individu dan masyarakat seluruhnya dapat dihancurkan.
Sebelum ini, para ulama umat Islam telah menyadari pentingya pendidikan melalui keluarga. Syaikh Abu Hamid Al Ghazali ketika membahas tentang peran kedua orangtua dalam pendidikan mengatakan: "Ketahuilah, bahwa anak kecil merupakan amanat bagi kedua orangtuanya. Hatinya yang masih suci merupakan permata alami yang bersih dari pahatan dan bentukan, dia siap diberi pahatan apapun dan condong kepada apa saja yang disodorkan kepadanya Jika dibiasakan dan diajarkan kebaikan dia akan tumbuh dalam kebaikan dan berbahagialah kedua orang tuanya di dunia dari akherat, juga setiap pendidik dan gurunya. Tapi jika dibiasakan kejelekan dan dibiarkan sebagai mana binatang temak, niscaya akan menjadi jahat dan binasa. Dosanya pun ditanggung oleh penguru dan walinya. Maka hendaklah ia memelihara mendidik dan membina serta mengajarinya akhlak yang baik, menjaganya dari teman-teman jahat, tidak membiasakannya bersenang-senang dan tidak pula menjadikannya suka kemewahan, sehingga akan menghabiskan umurnya untuk mencari hal tersebut bila dewasa."

TUJUAN PENDIDIKAN DALAM ISLAM

Banyak penulis dan peneliti membicarakan tentang tujuan pendidikan individu muslim. Mereka berbicara panjang lebar dan terinci dalam bidang ini, hal yang tentu saja bermanfaat. Apa yang mereka katakan kami ringkaskan sebagai berikut:
" Nyatalah bahwa pendidikan individu dalam islam mempunyai tujuan yang jelas dan tertentu, yaitu: menyiapkan individu untuk dapat beribadah kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala. Dan tak perlu dinyatakan lagi bahwa totalitas agama Islam tidak membatasi pengertian ibadah pada shalat, shaum dan haji; tetapi setiap karya yang dilakukan seorang muslim dengan niat untuk Allah semata merupakan ibadah." (Aisyah Abdurrahman Al Jalal, Al Mu'atstsirat as Salbiyah fi Tarbiyati at Thiflil Muslim wa Thuruq 'Ilajiha, hal. 76.

MEMPERHATIKAN ANAK SEBELUM LAHIR

Perhatian kepada anak dimulai pada masa sebelum kelahirannya, dengan memilih isteri yang shalelhah, Rasulullah SAW memberikan nasehat dan pelajaran kepada orang yang hendak berkeluarga dengan bersabda :

" Dapatkan wanita yang beragama, (jika tidak) niscaya engkau merugi" (HR.Al-Bukhari dan Muslim)

Begitu pula bagi wanita, hendaknya memilih suami yang sesuai dari orang-orang yang datang melamarnya. Hendaknya mendahulukan laki-laki yang beragama dan berakhlak. Rasulullah memberikan pengarahan kepada para wali dengan bersabda :

"Bila datang kepadamu orang yang kamu sukai agama dan akhlaknya, maka kawikanlah. Jika tidak kamu lakukan, nisacayaterjadi fitnah di muka bumi dan kerusakan yang besar"

Termasuk memperhatikan anak sebelum lahir, mengikuti tuntunan Nabi saw dalam kehidupan rumah tangga kita. Nabi saw memerintahkan kepada kita:
"Jika seseorang diantara kamu hendak menggauli isterinya, membaca: "Dengan nama Allah. Ya Allah, jauhkanlah kami dari syaitan dan jauhkanlah syaitan dari apa yang Engkau karuniakan kepada kami". Maka andaikata ditakdirkan keduanya mempunyai anak, niscaya tidak ada syaitan yang dapat mencelakakannya".


MEMPERHATIKAN ANAK KETIKA DALAM KANDUNGAN
Setiap muslim akan merasa kagum dengan kebesaran Islam. Islam adalah agama kasih sayang dan kebajikan. Sebagaimana Islam memberikan perhatian kepada anak sebelum kejadiannya, seperti dikemukakan tadi, Islam pun memberikan perhatian besar kepada anak ketika masih menjadi janin dalam kandungan ibunya. Islam mensyariatkan kepada ibu hamil agar tidak berpuasa pada bulan Ramadhan untuk kepentingan janin yang dikandungnya. Sabda Rasulullah :

"Sesungguhnya Allah membebaskan separuh shalat bagi orang yang bepergian, dan (membebaskan) puasa bagi orang yang bepergian, wanita menyusui dan wanita hamil" (Hadits riwayat Abu Dawud, At Tirmidzi dan An Nasa'i)
Sang ibu hendaklah berdo'a untuk bayinya dan memohon kepada Allah agar dijadikan anak yang shaleh dan baik, bermanfaat bagi kedua orangtua dan seluruh kaum muslimin. Karena termasuk do'a yang dikabulkan adalah do'a orangtua untuk anaknya.

MEMPERHATIKAN ANAK SETELAH LAHIR

Setelah kelahiran anak, dianjurkan bagi orangtua atau wali dan orang di sekitamya melakukan hal-hal berikut:

1. Menyampaikan kabar gembira dan ucapan selamat atas kelahiran.Begitu melahirkan, sampaikanlah kabar gembira ini kepada keluarga dan sanak famili, sehingga semua akan bersuka cita dengan berita gembira ini. Firman Allah 'Azza Wa Jalla tentang kisah Nabi Ibrahim 'Alaihissalam bersama malaikat:

"Dan isterinya berdiri (di balik tirai lalu dia tersenyum. Maka Kami sampaikan kepadanya berita gembira tentang (kelahiran) Ishaq dan dari lshaq (akan lahir puteranya) Ya 'qub. " (Surah Hud : 71).

Dan firman Allah tentang kisah Nabi Zakariya 'Alaihissalam:
"Kemudian malaikat Jibril memanggil Zakariya, sedang ia tengah berdiri melakukan shalat di mihrab (katanya): "Sesungguhnya Allah mengembirakan kamu dengan kelahiran (seorang puteramu ) Yahya " (Ali Imran: 39).

Adapun tahni'ah (ucapan selamat), tidak ada nash khusus dari Rasul dalam hal ini, kecuali apa yang disampaikan Aisyah Radhiyallahu 'Anha:


"Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasalam apabila dihadapkan kepada beliau anak-anak bayi, maka beliau mendo'akan keberkahan bagi mereka dan mengolesi langit-langit mulutnya (dengan korma atau madu )" ( Hadits riwayat Muslim dan Abu Dawud).
Abu Bakar bin Al Mundzir menuturkan: Diriwayatkan kepada kami dari Hasan Basri, bahwa seorang laki-laki datang kepadanya sedang ketika itu ada orang yang baru saja mendapat kelahiran anaknya. Orang tadi berkata: Penunggang kuda menyampaikan selamat kepadamu. Hasan pun berkata: Dari mana kau tahu apakah dia penunggang kuda atau himar? Maka orang itu bertanya: Lain apa yang mesti kita ucapkan. Katanya: Ucapkanlah:

"Semoga berkah bagimu dalam anak, yang diberikan kepadamu, Kamu pun bersyukur kepada Sang Pemberi, dikaruniai kebaikannya, dan dia mencapai kedewasaannya" ( Ibnu Qayyim Al Jauziyah, Tuhfatul fi Ahkamil Maulud.)

2. Menyerukan adzan di telinga bayi.Abu Rafi' Radhiyallahu 'Anhu menuturkan:

"Aku melihat Rasulullah memperdengarkan adzan pada telinga Hasan bin Ali ketika dilahirkan Fatimah" ( Hadits riwayat Abu Dawud dan At Tirmidzi.
Hikmahnya, Wallahu A'lam, supaya adzan yang berisi pengagungan Allah dan dua kalimat syahadat itu merupakan suara yang pertama kali masuk ke telinga bayi. Juga sebagai perisai bagi anak, karena adzan berpengaruh untuk mengusir dan menjauhkan syaitan dari bayi yang baru lahir, yang ia senantiasa berupaya untuk mengganggu dan mencelakakannya. Ini sesuai dengan pemyataan hadits:
" Jika diserukan adzan untuk shalat, syaitan lari terbirit-birit dengan mengeluarkan kentut sampai tidak mendengar seruan adzan" (Ibid)

3. Tahnik (Mengolesi langit-langit mulut).Termasuk sunnah yang seyogianya dilakukan pada saat menerima kelahiran bayi adalah tahnik, yaitu melembutkan sebutir korma dengan dikunyah atau menghaluskannya dengan cara yang sesuai lalu dioleskan di langit- langit mulut bayi. Caranya,dengan menaruh sebagian korma yang sudah lembut di ujung jari lain dimasukkan ke dalam mulut bayi dan digerakkan dengan lembut ke kanan dan ke kiri sampai merata. Jika tidak ada korma, maka diolesi dengan sesuatu yang manis (seperti madu atau gula). Abu Musa menuturkan:
"Ketika aku dikaruniai seorang anak laki-laki, aku datang kepada Nabi, maka beliau menamainya Ibrahim, mentahniknya dengan korma dan mendo'akan keberkahan baginya, kemudian menyerahkan kepadaku".

Tahnik mempunyai pengaruh kesehatan sebagaimana dikatakan para dokter. Dr. Faruq Masahil dalam tulisan beliau yang dimuat majalah Al Ummah, Qatar, edisi 50, menyebutkan: "Tahnik dengan ukuran apapun merupakan mu'jizat Nabi dalam bidang kedokteran selama empat belas abad, agar umat manusia mengenal tujuan dan hikmah di baliknya. Para dokter telah membuktikan bahwa semua anak kecil (terutama yang baru lahir dan menyusu) terancam kematian, kalau terjadi salah satu dari dua hal:

a. Jika kekurangan jumlah gula dalam darah (karena kelaparan).

b. Jika suhu badannya menurun ketika kena udara dingin di sekelilingnya."'

4. Memberi nama.Termasuk hak seorang anak terhadap orangtua adalah memberi nama yang baik. Diriwayatkan dari Wahb Al Khats'ami bahwa Rasulullah bersabda:
" Pakailah nama nabi-nabi, dan nama yang amat disukai Allah Ta'ala yaitu Abdullah dan Abdurrahman, sedang nama yang paling manis yaitu Harits dan Hammam, dan nama yang sangat jelek yaitu Harb dan Murrah" ( HR.Abu Daud An Nasa'i)
Pemberian nama merupakan hak bapak.Tetapi boleh baginya menyerahkan hal itu kepada ibu. Boleh juga diserahkan kepada kakek, nenek,atau selain mereka.
Rasulullah merasa optimis dengan nama-nama yang baik. Disebutkan Ibnul Qayim dalam Tuhfaful Wadttd bi Ahkami Maulud, bahwa Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasalam tatkala melihat Suhail bin Amr datang pada hari Perjanjian Hudaibiyah beliau bersabda:
"Semoga mudah urusanmu"

Dalam suatu perjalanan beliau mendapatkan dua buah gunung, lain beliau bertanya tentang namanya. Ketika diberitahu namanya Makhez dan Fadhih, beliaupun berbelok arah dan tidak melaluinya.( Ibnu Qayim Al Jauziyah, Tuhfatul Wadud, hal. 41.)
Termasuk tuntunan Nabi mengganti nama yang jelek dengan nama yang baik. Beliau pernah mengganti nama seseorang 'Ashiyah dengan Jamilah, Ashram dengan Zur'ah. Disebutkan oleh Abu Dawud dalam kitab Sunan :"Nabi mengganti nama 'Ashi, 'Aziz, Ghaflah, Syaithan, Al Hakam dan Ghurab. Beliau mengganti nama Syihab dengan Hisyam, Harb dengan Aslam, Al Mudhtaji' dengan Al Munba'its, Tanah Qafrah (Tandus) dengan Khudrah (Hijau), Kampung Dhalalah (Kesesatan) dengan Kampung Hidayah (Petunjuk), dan Banu Zanyah (Anak keturunan haram) dengan Banu Rasydah (Anak keturunan balk)." (Ibid)

5. Aqiqah.Yaitu kambing yang disembelih untuk bayi pada hari ketujuh dari kelahirannya. Berdasarkan hadits yang diriwayatkan Salman bin Ammar Adh Dhabbi, katanya: Rasulullah bersabda:

"Setiap anak membawa aqiqah, maka sembelihlah untuknya dan jauhkanlah gangguan darinya" (HR. Al Bukhari.)

Dari Aisyah Radhiyallahu 'Anha,bahwaRasulullah bersabda:

"Untuk anak laki-laki dua ekor kambing yang sebanding, sedang untuk anak perempuan seekor kambing" (HR. Ahmad dan Turmudzi).

Aqiqah merupakah sunnah yang dianjurkan. Demikian menurut pendapat yang kuat dari para ulama. Adapun waktu penyembelihannya yaitu hari ketujuh dari kelahiran. Namun, jika tidak bisa dilaksanakan pada hari ketujuh boleh dilaksanakan kapan saja,

Ketentuan kambing yang bisa untuk aqiqah sama dengan yang ditentukan untuk kurban. Dari jenis domba berumur tidak kurang dari 6 bulan, sedang dari jenis kambing kacang berumur tidak kurang dari 1 tahun, dan harus bebas dari cacat.
6. Mencukur rambut bayi dan bersedekah perak seberat timbangannya.Hal ini mempunyai banyak faedah, antara lain: mencukur rambut bayi dapat memperkuat kepala, membuka pori-pori di samping memperkuat indera penglihatan, pendengaran dan penciuman. (Abdullah Nasih Ulwan, Tarbiyatul Auladfil Islam, juz 1.)
Bersedekah perak seberat timbangan rambutnya pun mempunyai faedah yang jelas.
Diriwayatkan dari Ja'far bin Muhammad, dari bapaknya, katanya:
"Fatimah Radhiyalllahu 'anha menimbang rambut Hasan, Husein, Zainab dan Ummu Kaltsum; lalu ia mengeluarkan sedekah berupa perak seberat timbangannya (HR. Imam Malik dalam Al Muwaththa')

7. Khitan.Yaitu memotong kulup atau bagian kulit sekitar kepala zakar pada anak laki-laki, atau bagian kulit yang menonjol di atas pintu vagina pada anak perempuan. Diriwayatkan dari Abu Hurairah Radhiyallahu 'Anhu bahwa Rasulullah bersabda:
"Fitrah itu lima: khitan, mencukur rambut kemaluan, memendekkan kumis, memotong kuku, mencabut bulu ketiak" (HR. Al-bukhari, Muslim)
Khitan wajib hukumnya bagi kaum pria, dan rnustahab (dianjurkar) bagi kaum wanita.

Inilah beberapa etika terpenting yang perlu diperhatikan dan dilaksanakan oleh orangtua atau pada saat-saat pertama dari kelahiran anak.
Namun, di sana ada beberapa kesalahan yang terjadi pada saat menunggu kedatangannya Secara singkat, antara lain:

A. Membacakan ayat tertentu dari Al Qur'an untuk wanita yang akan melahirkan; atau menulisnya lalu dikalungkan pada wanita, atau menulisnya lalu dihapus dengan air dan diminumkan kepada wanita itu atau dibasuhkan pada perut danfarji (kemaluan)nya agar dimudahkan dalam melahirkan. ltu semua adalah batil, tidak ada dasamya yang shahih dari Rasulullah, Akan tetapi bagi wanita yang sedang menahan rasa sakit karena melahirkan wajib berserah diri kepada Allah agar diringankan dari rasa sakit dan dibebaskan dari kesulitannya Dan ini tidak bertentangan dengan ruqyah yang disyariatkan.




B. Menyambut gembira dan merasa senang dengan kelahiran anak laki-laki, bukan anak perempuan.

Hal ini termasuk adat Jahiliyah yang dimusuhi Islam. Firman Allah yang berkenaan dengan mereka:

"Apabila seseorang dari merea diberi kabar dengan (kelahiran) anak, perempuan, hitamlah (merah padamlah) matanya, dan dia sangat marah; ia menyembunyikan dirinya dari orang banyak, disebabkan buruknya berita yang disampaikan padanya. Apakah dia akan memeliharannya dengan menanggumg kehinaan ataukah akan menguburkannya ke dalam tanah (hidup-hidup)? Ketahuilah, alangkah buruknya apa yang telah mereka lakukan itu"(Surah An Nahl : 58-59).

Mungkin ada sebagian orang bodoh yang bersikap berlebihan dalam hal ini dan memarahi isterinya karena tidak melahirkan kecuali anak perempuan. Mungkin pula menceraikan isterinya karena hal itu, padahal kalau dia menggunakan akalnya, semuanya berada di tangan Allah 'Azza wa lalla. Dialah yang memberi dan menolak. Firman-Nya:
Dia menciptakan apa yang Dia kehendaki, Dia memberikan anak-anak perempuan kepada siapa yang Dia kehendaki dan memberikan anak-anak lelaki kepada siapa yang Dia kehendaki atau Dia menganugerahkan kepada siapa yang dia kehendaki-Nya, dan dia menjadikan Mandul siapa yang Dia kehendaki..." (Surah Asy Syura :49-50).
Semoga Allah memberikan petunjukkepada seluruh kaum Muslimin.

C. Menamai anak dengan nama yang tidak pantas.Misalnya, nama yang bermakna jelek, atau nama orang-orang yang menyimpang seperti penyanyi atau tokoh kafir. Padahal menamai anak dengan nama yang baik merupakan hak anak yang wajib atas walinya.
Termasuk kesalahan yang berkaitan dengan pemberian nama, yaitu ditangguhkan sampai setelah seminggu.

D. Tidak menyembelih aqiqah untuk anak padahal mampu melakukannya. Aqiqah merupakan tuntunan Nabi Shallallahu 'alaihi wasalam, dan mengikuti tuntunan beliau adalah sumber segala kebaikan.

E. Tidak menetapi jumlah bilangan yang ditentukan untuk aqiqah. Ada yang mengundang untuk acara aqiqah semua kenalannya dengan menyembelih 20 ekor kambing, ini merupakan tindakan berlebihan yang tidak disyariatkan. Ada pula yang kurang dari jumlah bilangan yang ditentukan, dengan menyembelih hanya seekor kambing untuk anak iaki- laki, inipun menyalahi yang disyariatkan. Maka hendaklah kita menetapi sunnah Rasul Shallallahu 'alaihi wasalam tanpa menambah ataupun mengurangi.
F. Menunda khitan setelah akil baligh.Tradisi ini dulu terjadi pada beberapa suku, seorang anak dikhitan sebelum kawin dengan cara yang biadab di hadapan orang banyak.
Itulah sebagian kesalahan, dan masih banyak lainnya. Semoga cukup bagi kita dengan menyebutkan etika dan tata cara yang dituntunkan ketika menerima kelahiran anak. Karena apapun yang bertentangan dengan hal-hal tersebut, termasuk kesalahan yang tidak disyariatkan. (Disarikan dari kitab Adab Istiqbal al Maulud fil Islam, oleh ustadz Yusuf Abdullah al Arifi)

MEMPERHATIKAN ANAK PADA USIA ENAM TAHUN PERTAMA

Periode pertama dalam kehidupan anak (usia enam tahun pertama) merupakan periode yang amat kritis dan paling penting. Periode ini mempunyai pengaruh yang sangat mendalam dalam pembentukan pribadinya. Apapun yang terekam dalam benak anak pada periede ini, nanti akan tampak pengaruh-pengaruhnya dengannyata pada kepribadiannya ketika menjadi dewasa. (Aisyah Abdurrahman Al Jalal, Al Muatstsirat as Salbiyah.)

Karena itu, para pendidik perlu memberikan banyak perhatian pada pendidikan anak dalam periode ini.

Aspek-aspek yang wajib diperhatikan oleh kedua orangtua dapat kami ringkaskan sebagai berikut:

1. Memberikan kasih sayang yang diperlukan anak dari pihak kedua orangtua, terutama ibu. Ini perlu sekali, agar anak belajar mencintai orang lain. Jika anak tidak merasakan cintakasih ini,maka akan tumbuh mencintai dirinya sendiri saja dan membenci orang disekitamya. "Seorang ibu yang muslimah harus menyadari bahwa tidak ada suatu apapun yang mesti menghalanginya untuk memberikan kepada anak kebutuhan alaminya berupa kasih sayang dan perlindungan. Dia akan merusak seluruh eksistensi anak, jika tidak memberikan haknya dalam perasaan-perasaan ini, yang dikaruniakan Allah dengan rahmat dan hikmah-Nya dalam diri ibu, yang memancar dengan sendirinya untuk memenuhi kebutuhan anak." (Muhammad Quthub,Manhaiut
Tarbiyah Al Islamiyah, juz 2.)

Maka sang ibu hendaklah senantiasa memperhatikan hal ini dan tidak sibuk dengan kegiatan karir di luar rumah, perselisihan dengan suami atau kesibukan lainnya.



2. Membiasakan anak berdisiplin mulai dari bulan-bulan pertama dari awal kehidupannya. Kami kira, ini bukan sesuatu yang tidak mungkin. Telah terbukti bahwa membiasakan anak untuk menyusu dan buang hajat pada waktu-waktu tertentu dan tetap, sesuatu yang mungkin meskipun melalui usaha yang berulang kali sehingga motorik tubuh akan terbiasa dan terlatih dengan hal ini.
Kedisiplinan akan tumbuh dan bertambah sesuai dengan pertumbuhan anak, sehingga mampu untuk mengontrol tuntutan dan kebutuhannya pada masa mendatang.

3. Hendaklah kedua orangtua menjadi teladan yang baik bagi anak dari permulaan kehidupannya.
Yaitu dengan menetapi manhaj Islam dalam perilaku mereka secara umum dan dalam pergaulannya dengan anak secara khusus. Jangan mengira karena anak masih kecil dan tidak mengerti apa yang tejadi di sekitarnya, sehingga kedua orangtua melakukan tindakan-tindakan yang salah di hadapannya. Ini mempunyai pengaruh yang besar sekali pada pribadi anak. "Karena kemampuan anak untuk menangkap, dengan sadar atau tidak, adalah besar sekali. Terkadang melebihi apa yang kita duga. Sementara kita melihatnya sebagai makhluk kecil yang tidak tahu dan tidak mengerti. Memang, sekalipun ia tidak mengetahui apa yang dilihatnya, itu semua berpengaruh baginya. Sebab, di sana ada dua alat yang sangat peka sekali dalam diri anak yaitu alat penangkap dan alat peniru, meski kesadarannya mungkin terlambat sedikit atau banyak.
Akan tetapi hal ini tidak dapat merubah sesuatu sedikitpun. Anak akan menangkap secara tidak sadar, atau tanpa kesadaran puma, dan akan meniru secara tidak sadar, atau tanpa kesadaran purna, segala yang dilihat atau didengar di sekitamya." (Ibid.)
4. Anak dibiasakan dengan etiket umum yang mesti dilakukan dalam pergaulannya. Antara lain: (Silahkan lihat Ahmad Iuuddin Al Bayanuni,MinhajAt TarbiyahAsh Shalihah.)
" Dibiasakan mengambil, memberi, makan dan minum dengan tangan kanan. Jika makan dengan tangan kiri, diperingatkan dan dipindahkan makanannya ke tangan kanannya secara halus.

" Dibiasakan mendahulukan bagian kanan dalam berpakaian. Ketika mengenakan kain, baju, atau lainnya memulai dari kanan; dan ketika melepas pakaiannya memulai dari kiri.

" Dilarang tidur tertelungkup dan dibiasakan *tidur dengan miring ke kanan.
" Dihindarkan tidak memakai pakaian atau celana yang pendek, agar anak tumbuh dengan kesadaran menutup aurat dan malu membukanya.

" Dicegah menghisap jari dan menggigit kukunya.

" Dibiasakan sederhana dalam makan dan minum, dan dijauhkan dari sikap rakus.
" Dilarang bermain dengan hidungnya.

" Dibiasakan membaca Bismillah ketika hendak makan.

" Dibiasakan untuk mengambil makanan yang terdekat dan tidak memulai makan sebelum orang lain.

" Tidak memandang dengan tajam kepada makanan maupun kepada orang yang makan.
" Dibiasakan tidak makan dengan tergesa-gesa dan supaya mengunyah makanan dengan baik.

" Dibiasakan memakan makanan yang ada dan tidak mengingini yang tidak ada.
" Dibiasakan kebersihan mulut denganmenggunakan siwak atau sikat gigi setelah makan, sebelum tidur, dan sehabis bangun tidur.

" Dididik untuk mendahulukan orang lain dalam makanan atau permainan yang disenangi, dengan dibiasakan agar menghormati saudara-saudaranya, sanak familinya yang masih kecil, dan anak-anak tetangga jika mereka melihatnya sedang menikmati sesuatu makanan atau permainan.

" Dibiasakan mengucapkan dua kalimat syahadat dan mengulanginya berkali-kali setiap hari.

" Dibiasakan membaca "AZhamdulillah" jika bersin, dan mengatakan
"Yarhamukallah" kepada orang yang bersin jika membaca "Alhamdulillah".
" Supaya menahan mulut dan menutupnya jika menguap, dan jangan sampai bersuara.
" Dibiasakan berterima kasih jika mendapat suatu kebaikan, sekalipun hanya sedikit.
" Tidak memanggil ibu dan bapak dengan namanya, tetapi dibiasakan memanggil dengan kata-kata: Ummi (Ibu), dan Abi (Bapak).

" Ketika berjalan jangan mendahului kedua orangtua atau siapa yang lebih tua darinya, dan tidak memasuki tempat lebih dahulu dari keduanya untuk menghormati mereka.
" Dibiasakan bejalan kaki pada trotoar, bukan di tengah jalan.

" Tidak membuang sampah dijalanan, bahkan menjauhkan kotoran darinya.
" Mengucapkan salam dengan sopan kepada orang yang dijumpainya dengan mengatakan "Assalamu 'Alaikum" serta membalas salam orang yang mengucapkannya.
" Diajari kata-kata yang benar dan dibiasakan dengan bahasa yang baik.
" Dibiasakan menuruti perintah orangtua atau siapa saja yang lebih besar darinya, jika disuruh sesuatu yang diperbolehkan.

" Bila membantah diperingatkan supaya kembali kepada kebenaran dengan suka rela, jika memungkinkan. Tapi kalau tidak, dipaksa untuk menerima kebenaran, karena hal ini lebih baik daripada tetap membantah dan membandel.

" Hendaknya kedua orangtua mengucapkan terima kasih kepada anak jika menuruti perintah dan menjauhi larangan. Bisa juga sekali-kali memberikan hadiah yang disenangi berupa makanan, mainan atau diajak jalan-jalan.

" Tidak dilarang bermain selama masih aman, seperti bermain dengan pasir dan permainan yang diperbolehkan, sekalipun menyebabkan bajunya kotor. Karena permainan pada periode ini penting sekali untuk pembentukan jasmani dan akal anak.
" Ditanamkan kepada anak agar senang pada alat permainan yang dibolehkan seperti bola, mobil-mobilan, miniatur pesawat terbang, dan lain-lainnya. Dan ditanamkan kepadanya agar membenci alat permainan yang mempunyai bentuk terlarang seperti manusia dan hewan.

" Dibiasakan menghormati milik orang lain, dengan tidak mengambil permainan ataupun makanan orang lain, sekalipun permainan atau makanan saudaranya sendiri.








4. TUJUAN BERKELUARGA DALAM ISLAM


5. FUNGSI BERKELUARGA DALAM ISLAM
Keluarga merupakan unit terkecil dalam masyarakat, perlu diberdayakan fungsinya agar dapat mensejahterakan ummat secara keseluruhan. Dalam Islam fungsi keluarga meliputi :
A. Penerus Misi Ummat Islam
Dalam sejarah dapat kita lihat, bagaimana Islam sanggup berdiri tegap dan tegar dalam menghadapi berbagai ancaman dan bahaya, bahkan Islam dapat menyapu bersih kekuatan musryik dan sesat yang ada, terlebih kekuatan Romawi dan Persia yang pada waktu itu merupakan Negara adikuasa di dunia.
Menurut riwayat Abu Zar’ah Arrozi bahwa jumlah kaum muslimin ketika Rasulullah Saw wafat sebanyak 120.000 orang pria dan wanita [1]. Para sahabat sebanyak itu kemudian berguguran dalam berbagai peperangan, ada yang syahid dalam perang jamal atau perang Shiffin. Namun sebagian besar dari para syuhada itu telah meninggalkan keturunan yang berkah sehingga muncullah berpuluh “singa” yang semuanya serupa dengan sang ayah dalam hal kepahlawanan dan keimanan. Kaum muslimin yang jujur tersebut telah menyambut pengarahan Nabi-nya: “Nikah-lah kalian, sesungguhnya aku bangga dengan jumlah kalian dari ummat lainnya, dan janganlah kalian berfaham seperti rahib nashrani” [2].
Demikianlah, berlomba-lomba untuk mendapatkan keturunan yang bermutu merupakan faktor penting yang telah memelihara keberadaan ummat Islam yang sedikit. Pada waktu itu menjadi pendukung Islam dalam mempertahankan kehidupannya.
B. Perlindungan Terhadap Akhlaq
Islam memandang pembentukan keluarga sebagai sarana efektif memelihara pemuda dari kerusakan dan melidungi masyarakat dari kekacauan. Karena itulah bagi pemuda yang mampu dianjurkan untuk menyambut seruan Rosul.
“Wahai pemuda! Siapa di antara kalian berkemampuan maka menikahlah. Karena nikah lebih melindungi mata dan farji, dan barang siapa yang tidak mampu maka hendaklah shoum, karena shoum itu baginya adalah penenang” ( HR.AL-Khosah dari Abdullah bin Mas’ud ).
C. Wahana Pembentukan Generasi Islam
Pembentukan generasi yang handal, utamanya dilakukan oleh keluarga, karena keluargalah sekolah kepribadian pertama dan utama bagi seorang anak. Penyair kondang Hafidz Ibrohim mengatakan: “Ibu adalah sekolah bagi anak-anaknya. Bila engaku mendidiknya berarti engkau telah menyiapkan bangsa yang baik perangainya“. Ibu sangat berperan dalam pendidikan keluarga, sementara ayah mempunyai tugas yang penting yaitu menyediakan sarana bagi berlangsungnya pendidikan tersebut. Keluarga-lah yang menerapkan sunnah Rosul sejak bangun tidur, sampai akan tidur lagi, sehingga bimbingan keluarga dalam melahirkan generasi Islam yang berkualitas sangat dominan.
D. Memelihara Status Sosial dan Ekonomi
Dalam pembentukan keluarga, Islam mempunyai tujuan untuk mewujudkan ikatan dan persatuan. Dengan adanya ikatan keturunan maka diharapkan akan mempererat tali persaudaraan anggota masyarakat dan antar bangsa.
Islam memperbolehkan pernikahan antar bangsa Arab dan Ajam (non Arab), antara kulit hitam dan kulit putih, antara orang Timur dan orang Barat. Berdasarkan fakta ini menunjukkan bahwa Islam sudah mendahului semua “sistem Demokrasi ” dalam mewujudkan persatuan Ummat manusia. Bernard Shaw mengatakan:
“Islam adalah agama kebebasan bukan agama perbudakan, ia telah merintis dan mengupayakan terbentuknya persaudaraan Islam sejak Seribu Tiga Ratus Lima Puluh tahun yang lalu, suatu prinsip yang tidak pernah dikenal oleh bangsa Romawi, tidak pernah ditemukan oleh bangsa Eropa dan bahkan Amerika Modern sekalipun “.
Selanjutnya mengatakan:
“Apabila Anda bertanya kepada seorang Arab atau India atau Persia atau Afganistan, siapa anda? Mereka akan menjawab “Saya Muslim (orang Islam)”. Akan tetapi apabila anda bertanya pada orang Barat maka ia akan menjawab “Saya orang Inggris, saya orang Itali, saya orang Perancis”. Orang Barat telah melepaskan ikatan agama, dan mereka berpegang teguh pada ikatan darah dan tanah air” [3].
Untuk menjamin hubungan persudaraan yang akrab antara anak-anak satu agama, maka Islam menganjurkan dilangsungkannya pernikahan dengan orang-orang asing (jauh), karena dengan tujuan ini akan terwujud apa-apa yang tidak pernah direalisasikan melalui pernikahan keluarga dekat.
Selain fungsi sosial, fungsi ekonomi dalam berkeluarga juga akan nampak. Mari kita simak hadist Rosul “Nikahilah wanita, karena ia akan mendatangkan Maal” (HR. Abu Dawud, dari Urwah RA). Maksud dari hadist tersebut adalah bahwa perkawinan merupakan sarana untuk mendapatkan keberkahan, karena apabila kita bandingkan antara kehidupan bujangan dengan yang telah berkeluarga, maka akan kita dapatkan bahwa yang telah berkeluarga lebih hemat dan ekonomis dibandingkan dengan yang bujangan. Selain itu orang yang telah berkeluarga lebih giat dalam mencari nafkah karena perasaan bertanggung jawab pada keluarga daripada para bujangan.
E. Menjaga Kesehatan
Ditinjau dari segi kesehatan, pernikahan berguna untuk memelihara para pemuda dari kebiasaan onani yang banyak menguras tenaga, dan juga dapat mencegah timbulnya penyakit kelamin.
F. Memantapkan Spiritual (Ruhiyyah)
Pernikahan berfungsi sebagai pelengkap, karena ia setengah dari keimanan dan pelapang jalan menuju sabilillah, hati menjadi bersih dari berbagai kecendrungan dan jiwa menjadi terlindung dari berbagai waswas.


5.

Sabtu, 26 Maret 2011

etika dan kemanan sistem informasi

FOR: Teknik informatika


ETIKA DAN KEAMANAN SISTEM INFORMASI

Di dalam kehidupan sehari-hari kita tidak dapat terlepas dari apa yang dinamakan Etika, diantara salah satu sebab seseorang dihargai di dalam masyarakat adalah jika orang tersebut mempunyai etika yang baik. Di sini, di dalam dunia Sistem Informasi etika masih juga perlu dipakai.

Etika dalam SI dibahas pertama kali oleh Richard Mason (1986), yang mencakup: PRIVASI, AKURASI, PROPERTI DAN AKSES.

1. PRIVASI menyangkut hak individu untuk mempertahankan informasi pribadi dari pengaksesan oleh orang lain yang memang tidak diberi izin untuk melakukannya.
Kasus:
 Junk mail
 Manajer pemasaran mengamati e-mail bawahannya
 Penjualan data akademis

2. AKURASI
terhadap informasi merupakan faktor yang harus dipenuhi oleh sebuah sistem informasi. Ketidakakurasian informasi dapat menimbulkan hal yang menggangu, merugikan, dan bahkan membahayakan.
Kasus:
 Terhapusnya nomor keamanan sosial yang dialami oleh Edna Rismeller (Alter, 2002, hal. 292)
 Kasus kesalahan pendeteksi misil Amerika Serikat

3. PROPERTI
Perlindungan terhadap hak PROPERTI yang sedang digalakkan saat ini yaitu yang dikenal dengan sebutan HAKI (hak atas kekayaan intelektual).
HAKI biasa diatur melalui hak cipta (copyright), paten, dan rahasia perdagangan (trade secret).
Hak cipta adalah hak yang dijamin oleh kekuatan hukum yang melarang penduplikasian kekayaan intelektual tanpa seizin pemegangnya. Hak seperti ini mudah untuk didapatkan dan diberikan kepada pemegangnya selama masa hidup penciptanya plus 70 tahun.
Paten merupakan bentuk perlindungan terhadap kekayaan intelektual yang paling sulit didapatkan karena hanya akan diberikan pada penemuan-penemuan inovatif dan sangat berguna. Hukum paten memberikan perlindungan selama 20 tahun.
Hukum rahasia perdagangan melindungi kekayaan intelektual melalui lisensi atau kontrak.
Pada lisensi perangkat lunak, seseorang yang menandatangani kontrak menyetujui untuk tidak menyalin perangkat lunak tersebut untuk diserahkan pada orang lain atau dijual.

Berkaitan dengan dengan kekayaan intelektual, banyak masalah yang belum terpecahkan (Zwass, 1998); Antara lain:
 Pada level bagaimana informasi dapat dianggap sebagai properti?
 Apa yang harus membedakan antara satu produk dengan produk lain?
 Akankah pekerjaan yang dihasilkan oleh komputer memiliki manusia penciptanya? Jika tidak, lalu hak properti apa yang dilindunginya?

4. AKSES
Fokus dari masalah AKSES adalah pada penyediaan akses untuk semua kalangan. Teknologi informasi diharapkan malah tidak menjadi halangan dalam melakukan pengaksesan terhadap informasi bagi kelompok orang tertentu, tetapi justru untuk mendukung pengaksesan untuk semua pihak

KEAMANAN SISTEM INFORMASI
1. Keamanan merupakan faktor penting yang perlu diperhatikan dalam pengoperasian sistem informasi, tujuannya adalah untuk mencegah ancaman terhadap sistem serta untuk mendeteksi dan membetulkan akibat segala kerusakan sistem.

2. Ancaman terhadap sistem informasi dapat dibagi menjadi dua macam: ancaman aktif dan ancaman pasif. Ancaman aktif mencakup kecurangan dan kejahatan terhadap computer, sedangkan Ancaman pasif mencakup kegagalan sistem, kesalahan manusia, dan bencana alam.

3. Metode yang umum digunakan oleh orang dalam melakukan penetrasi terhadap sistem berbasis komputer ada 6 macam (Bodnar dan Hopwood, 1993), yaitu :
 Pemanipulasian masukan
 Penggantian program
 Penggantian berkas secara langsung
 Pencurian data
 Sabotase
 Penyalahgunaan dan pencurian sumber daya komputasi.

Berbagai teknik yang digunakan untuk melakukan hacking :
Denial of Service
Teknik ini dilaksanakan dengan cara membuat permintaan yang sangat banyak terhadap suatu situs sehingga sistem menjadi macet dan kemudian dengan mencari kelemahan pada sistem si pelaku melakukan serangan terhadap sistem.

Sniffer
Teknik ini diimplementasikan dengan membuat program yang dapat melacak paket data seseorang ketika paket tersebut melintasi Internet, menangkap password atau menangkap isinya.

Spoofing
Melakukan pemalsuan alamat e-mail atau Web dengan tujuan untuk menjebak pemakai agar memasukkan informasi yang penting seperti password atau nomor kartu kredit

Penggunaan Kode yang Jahat:
 Virus
 Cacing (worm)
 Bom waktu
 Kuda Trojan


PENGENDALIAN SISTEM INFORMASI
Untuk menjaga keamanan sistem informasi diperlukan pengendalian terhadap sistem informasi
Kontrol mencakup:
 Kontrol administratif
 Kontrol pengembangan dan pemeliharaan sistem
 Kontrol operasi
 Proteksi terhadap pusat data secara fisik
 Kontrol perangkat keras
 Kontrol terhadap akses komputer
 Kontrol terhadap akses informasi
 Kontrol terhadap perlindungan terakhir
 Kontrol aplikasi

KONTROL ADMINISTRATIF
 Mempublikasikan kebijakan kontrol yang membuat semua pengendalian sistem informasi dapat dilaksanakan dengan jelas dan serius oleh semua pihak dalam organisasi
 Prosedur yang bersifat formal dan standar pengoperasian disosialisasikan dan dilaksanakan dengan tegas. Termasuk dalam hal ini adalah proses pengembangan sistem, prosedur untuk backup, pemulihan data, dan manajemen pengarsipan data
 Perekrutan pegawai secara berhati-hati, yang diikuti dengan orientasi, pembinaan, dan pelatihan yang diperlukan

Kontrol terhadap Pengembangan dan Pemeliharaan Sistem
Melibatkan Auditor sistem, dari masa pengembangan hingga pemeliharaan sistem, untuk memastikan bahwa sistem benar-benar terkendali, termasuk dalam hal otorisasi pemakai sistem
Aplikasi dilengkapi dengan audit trail sehingga kronologi transaksi mudah untuk ditelusuri

KONTROL OPERASI
Tujuan agar sistem beroperasi sesuai dengan yang diharapkan, yang termasuk dalam hal ini adalah :
 Pembatasan akses terhadap pusat data
 Kontrol terhadap personel pengoperasi
 Kontrol terhadap peralatan (terhadap kegagalan)
 Kontrol terhadap penyimpan arsip
 Pengendalian terhadap virus

PERLINDUNGAN FISIK TERHADAP PUSAT DATA
 Faktor lingkungan yang menyangkut suhu, kebersihan, kelembaban udara, bahaya banjir, dan keamanan fisik ruangan perlu diperhatikan dengan benar
 Untuk mengantisipasi kegagalan sumber daya listrik, biasa digunakan UPS dan mungkin juga penyediaan generator

KONTROL PERANGKAT KERAS
 Untuk mengantisipasi kegagalan sistem komputer, terkadang organisasi menerapkan sistem komputer yang berbasis fault-tolerant (toleran terhadap kegagalan)
 Toleransi terhadap kegagalan pada penyimpan eksternal antara lain dilakukan melalui disk mirroring atau disk shadowing, yang menggunakan teknik dengan menulis seluruh data ke dua disk secara paralel

KONTROL AKSES TERHADAP SISTEM KOMPUTER
 Setiap pemakai sistem diberi otorisasi yang berbeda-beda
 Setiap pemakai dilengkapi dengan nama pemakai dan password.
Penggunaan teknologi yang lebih canggih menggunakan sifat-sifat biologis manusia yang bersifat unik, seperti sidik jari dan retina mata, sebagai kunci untuk mengakses system

Kontrol terhadap Akses Informasi
 Penggunaan enkripsi

KONTROL TERHADAP BENCANA
 Rencana darurat (emergency plan) menentukan tindakan-tindakan yang harus dilakukan oleh para pegawai manakala bencana terjadi
 Rencana cadangan (backup plan) menentukan bagaimana pemrosesan informasi akan dilaksanakan selama masa darurat.
 Rencana pemulihan (recovery plan) menentukan bagaimana pemrosesan akan dikembalikan ke keadaan seperti aslinya secara lengkap, termasuk mencakup tanggung jawab masing-masing personil
 Rencana pengujian (test plan) menentukan bagaimana komponen-komponen dalam rencana pemulihan akan diuji atau disimulasikan

Kontrol terhadap Perlindungan Terakhir
 Rencana pemulihan dari bencana
 Asuransi

Kontrol Aplikasi
 Masukan
 Keluaran
 Pemrosesan
 Basis data
 Telekomunikasi

Senin, 08 November 2010

sejarah THE TITANS band


The Titans

Asal Bandung, Jawa Barat, Indonesia
Genre Pop alternatif
Tahun aktif 2007–sekarang
Perusahaan rekaman EMI Music Indonesia
Terkait
dengan Peterpan, T-Five, Rock N Roll Mafia, Five Minutes, Ize Dreamband
Situs web http://www.thetitansband.com/
Anggota
Andika - keyboard
Indra - bass
Tomtom - drum
Onny - guitar
Imot - synth & program
Rizki - vocal

The Titans adalah sebuah band pop alternative yang berasal dari Kota Kembang Bandung berdiri 8 Desember 2006. Nama The Titans diambil dari kisah legenda Yunani Kuno tentang para dewa berbentuk raksasa. Grup musik ini terdiri dari Rizki Abdurahman (vokal), Andika Naliputra Wirahardja (keyboard), Hendra Suhendra / Indra (bass), Sonny Krisna Yudha / Oni (gitar), Utomo Haridwinanto / Tomtom (drum), Tommi Herlambang / Imot (synth & program).



Pada awalnya The Titans beranggotakan Andika, Indra, Imot, Tomtom, Onny dan Riski (vocal). Adalah Andika dan Indra yang setelah keluar dari band Peterpan kemudian mengumpulkan beberapa teman musisi Bandung untuk membentuk sebuah grup musik baru. Maka dari hasil kumpul-kumpul, pada tanggal 8 Desember 2006 terbentuklah The Titans yang merupakan kolaborasi dari beberapa band beken, seperti Imot mantan Rock n Roll Mafia, Tomtom dari T-Five, Onny yang mantan Five Minutes dan Bobby yang dulunya vokalis T Band.

Nama-nama besar yang menggawangi The Titans berhasil menarik perhatian EMI Music Indonesia untuk menyunting mereka kedalam group perusahaan rekaman international itu. Jadilah The Titans sebuah band yang bernaung dibawah label EMI Music Indonesia. Namun sesaat setelah The Titans baru mulai masuk studio rekaman, Bobby mengundurkan diri karena tak bisa melepaskan pekerjaannya sebagai karyawan sebuah bank nasional. The Titans kemudian menggelar audisi di Bandung untuk mencari vokalis pengganti. Setelah berhasil mengaudisi sekitar 60-an orang, terpilih Rizky sebagai vokalis baru. Rizky walau masih terhitung anak baru tapi sudah punya pengalaman ketika menjadi vokalis band IZE, yang merupakan finalis kompetisi Dreamband seri pertama.

Dan setelah berkutat di studio selama kurang lebih dua bulan, akhirnya pada 27 April 2007 The Titans merilis debut self-titled album "The Titans". Album yang berisi 11 lagu ini melempar lagu Rasa Ini sebagai single hit pertama disusul Bila sebagai second-single. Album bermaterikan pop-alternative yang terkontaminasi dengan musik elektronik ini ternyata cepat menyedot penggemar. Hampir semua konser mereka di penuhi Titanium (sebutan untuk penggemar The Titans). Jadwal pertunjukan padat. Ganjaran dari kerja keras mereka adalah pemberian Platinum Awards oleh EMI Music Indonesia atas keberhasilan album "The Titans" terjual 150.000 copy. Prestasi ini diraih The Titans kurang dari 3 bulan sejak rilis, sebuah hasil yang luar biasa untuk ukuran band Indonesia.
[sunting] Album rekaman
Tahun Album Singles Penjualan
2007 The Titans

* Released date 27 April 2007
* Label: EMI
* Formats: CD, Cassette, RBT



* 1st Single : Rasa Ini
* 2nd Single : Bila
* 3rd Single : Seandainya
* 4th Single : Bukan Aku

300.000 Keping
2008 Melayang Lagi

* Released date 14 Juni 2008
* Label: EMI
* Formats: CD, Cassette, RBT



* 1st Single : Jagan Sakiti
PREMIER 21 Mei 2008
Release 14 Juni 2008
Format : RBT, Radio Airplay

TBA

* 2nd Single : Tanpamu

[sunting] Album Baru 2008

Pada juni 2008 sebuah situs music "cafe-music.blogspot.com" memberitakan mengenai album terbaru The Titans akan segera rilis pada Juli 2008 dengan single pertama Jangan Sakiti. Lagu ini sudah diputar di beberapa radio dan rilis pada minggu ke-3 bulan juni 2008. Pada awal juni 2008 lagu ini sudah bocor versi konsernya di Internet dan versi resminya bisa didengarkan di "cafe-music.blogspot.com" untuk pertama kalinya pada pertengahan minggu ke pertama bulan juni 2008.

Untuk pengerjaan cover albumnya dilakukan di atas gedung Hotel Twin Plaza, Slipi, Jakarta oleh fotografer Daus dengan kostum personel didominasi serba hitam dan jaket. Media cover album tersebut adalah gedung gedung di sekitar tempat pemotretan tersebut.
[sunting] Video klip

[ 1st Album - Self Title ]

* Rasa Ini
* Bila
* Seandainya
* Bukan Aku

[ 2nd Album - Melayang Lagi ]

* Jangan Sakiti
* Tanpamu

Anggota Band

* Rizki Abdurahman / Rizki - lead vocal
* Sonny Krisna Yudha / Onny - lead guitar dan backing vocal
* Andika Naliputra Wirahardja / Andika - keyboards, guitar, backing vocal
* Hendra Suhendra / Indra - bass guitar
* Tommi Herlambang / Imot - synth & program
* Utomo Haridwinanto / Tomtom - drum

Album rekaman
Tahun Album Singles Penjualan
2007 The Titans

* Released date 27 April 2007
* Label: EMI
* Formats: CD, Cassette, RBT



* 1st Single : Rasa Ini
* 2nd Single : Bila
* 3rd Single : Seandainya
* 4th Single : Bukan Aku

300.000 Keping
2008 Melayang Lagi

* Released date 14 Juni 2008
* Label: EMI
* Formats: CD, Cassette, RBT



* 1st Single : Jagan Sakiti
PREMIER 21 Mei 2008
Release 14 Juni 2008
Format : RBT, Radio Airplay

TBA

* 2nd Single : Tanpamu

[sunting] Album Baru 2008

Pada juni 2008 sebuah situs music "cafe-music.blogspot.com" memberitakan mengenai album terbaru The Titans akan segera rilis pada Juli 2008 dengan single pertama Jangan Sakiti. Lagu ini sudah diputar di beberapa radio dan rilis pada minggu ke-3 bulan juni 2008. Pada awal juni 2008 lagu ini sudah bocor versi konsernya di Internet dan versi resminya bisa didengarkan di "cafe-music.blogspot.com" untuk pertama kalinya pada pertengahan minggu ke pertama bulan juni 2008.

Untuk pengerjaan cover albumnya dilakukan di atas gedung Hotel Twin Plaza, Slipi, Jakarta oleh fotografer Daus dengan kostum personel didominasi serba hitam dan jaket. Media cover album tersebut adalah gedung gedung di sekitar tempat pemotretan tersebut.
[sunting] Video klip

[ 1st Album - Self Title ]

* Rasa Ini
* Bila
* Seandainya
* Bukan Aku

[ 2nd Album - Melayang Lagi ]

* Jangan Sakiti
* Tanpamu

sukses truzzzz Buat THE TITANS

Senin, 18 Oktober 2010

perintah dasar HTML



TEKNIK INFORMATIKA


PERINTAH DASAR HTML

silahkan dibaca


Perintah Dasar HTML
Saturday, June 05, 2010 Posted by: Blogger Indo
Categories: HTML
Pada pembahasan sebelumnya “Mengenal Bahasa Pemrograman HTML”, telah dibahas tentang perngetian HTML serta sejarah perkembangan HTML. Pada pembahasan kali ini akan dijelaskan sedikit perintah-perintah dalam HTML. Berikut adalah struktur dari sebuah HTML:



Judul web





......Isi.....



1. HTML
Pada Pembuatan website, kita harus mengawalinya dengan perintah HTML dan ditutup dengan perintah HTML juga. Seperti contoh diatas, dalam HTML nanti akan berisi HEAD,TITLE, META,BODY.

2. HEAD
Pada bagian ini, bisa diisi dengan TITLE, BASE, ISINDEX, LINK, SCRIPT, STYLE & META.Seperti contoh:



Mengenal Bahasa HTML











3. BODY

Perintah BODY digunakan untuk menampilkan semua teks, images(.png, .jpg, .gif). Dalam Penulisan Body bisa ditambahi dengan warna background dengan format bgcolor. Untuk mengisi BODY atau isi dari pada web, maka ada perintah-perintah atau Komponen-komponen yang diletakkan pada BODY in, seperti:
1.

...

:Perintah untuk membuat teks paragraf. Pada bagian ini bisa disisipi letak paragraf, seperti ini :

....

. Untuk letak bisa di isi dengan: left, center, Right, dan justify.
2. : perintah ini digunakan untuk memformat seluruh text yang akan di tampilkan di web. Pada perintah ini bisa ditambahi dengan perintah perintah: color=”#FFFFFF” , size=”2” » ....
3. : perintah untuk membesarkan teks. Bisa dimulai dari H1 sampai H6. Seperti contoh:

Saya sedang mengenal Bahasa Pemrograman HTML


4. : perintah untuk menampilkan tabel. Penulisan tabel bisa disisipi seperti ini:

5.
: perintah untuk kolom table. Perintah ini juga bisa disisipi dengan: colspan="0" valign="top" width="0". Dan penulisan ini setelah penulisan table seperti ini:

........

6.
  • : perintah untuk mengelompokkan teks. Untuk menampilkan list bullet, maka penulisannya
    • ......
    . Sedangkan untuk menampilkan list angka, maka penulisannya
    1. .....
    2. .
      7. ....: perintah untuk mengubah teks menjadi miring.
      8. ....: perintah untuk menebalkan teks.
      9. ....: perintah untuk memberikan garis bawah pada teks.
      10.
      : perintah untuk membuat teks baru.
      11. ...:perintah untuk memberi garis ditengah-tengah teks
      12. ....:perintah agar teks berkedip
      13. : Untuk membuat link baik web, e-mail, maupun gambar. Pada perintah ini penulisannya: .... maka menuju ke link gambar, ... maka akan terbuat link web, dan .... akan terbuat link e-mail.
      15. : perintah untuk menampilkan gambar. Susunan bisa seperti ini: ade tiawan,
      width=”...” : perintah memberikan lebar dari gambar.
      height=”…” : perintah untuk tinggi dari gambar.
      border=”…” : perintah memberikan ketebalan dari bingkai gambar.
      alt=”…” : perintah memberi nama dari gambar.
      align=”…” : perintah memberikan posisi dari gambar.


      Rabu, 08 April 2009

      IKA LKS SUMATERAH SELATAN


      Ikatan Alumni Latihan Kepemiminan Siswa di singkat IKA – LKS adalah wadah berhimpunnya alumni Latihan Kepemimpinan Siswa yang merupakan organisasi kepemudaan yang didirikan pada tanggal 2 Agustus 1995. Anggota IKA LKS di hasilkan dari pelaksanaan Letihan Kepemimpinan Siswa (LKS) setiap tahunnya, baik di tingkat propinsi maupun di tingkat Kabupaten/Kota. Latihan Kepemimpinan Siswa pertama kalinya di laksanakan pada tahun 1990 oleh DPD GOLKAR Propinsi Sumatera Selatan dan pada tahun 1995 di deklarasikan berdirinya Ikatan Latihan Kepemimpinan Siswa yang mandiri tidak terikat dengan salah satu partai politi (independent). Latihan Kepemimpinan Siswa diiikuti oleh pelajar di tingkat SLTA Negeri maupun swasta yang saat ini berjumlah lebih kurang 4000 alumni. Tujuan dilakasanakan Latihan Kepemimpinan Siswa adalah untuk mngembangkan,membina,dan mendidik khususnya pelajar, agar kelak menjadiader-kader pemimpin bangsa yang berwawasan luas,bermoral,dan cinta Tanah air,serta memiliki sumber daya manusia yang handal dan tangguh sehingga mampu bersaing dengan pemuda yang ada di belahan bumi ini.Program kerja IKA-LKS ini meliputi program internal dan external yang sifatnya kajian terhadap perkembangan dan pendidikan serta pemahaman terhadap idiologi pancasila dan Undang – Undang Dasar 1945. Guna mencapai tujuannya IKA LKS Mempunyai tiga cara yang di sebut dengan TRI SUKSES IKA LKS yaitu :1. Sukses Kaderisasi 2. Sukses Konsolidasi 3. Sukses Partisipasi.

      Selasa, 07 April 2009

      kopling dan engine


      Mungkin diantara kita telah mengenal engine 4 stroke ataupun 2 stroke…!!! Malah di kalangan speed freak.. banyak yang mencintai two stroke…!!! Sekali betot.. wuzz..wuzz… bablazz angine..!!! RX-King, NSR, Ninja.. masih memiliki penggemar yang setia…!!! Jika dilihat dari sisi power… selain 2 stroke.. masih ada lagi type engine yang patut diperhitungkan… yaitu rotary engine…!!! Rotary engine ini ditemukan oleh seorang German Engineer, Felix Wankel…!!! Yang menarik si Wankel ini.. nggak pernah belajar / sekolah university manapun…!!! Dia hanya memperoleh Doktor Honoris causa dibidang engineering…!!! Pada perang dunia II, dia ikut mengembangkan rotary valves buat pesawat ataupun kapal selam Jerman..!!! Sistem kerja rotary engine masih sama… yaitu ada siklus intake, compress, pembakaran dan buang…. namun dikerjakan berdasarkan prinsip rotor yang berbentuk segitiga…!!! Nggak pake piston…!!!




      Keuntungan utama dari rotary engine adalah power yang dihasilkan sangat besar dengan cc yang sama..!!! Hal ini bisa terjadi … karena mirip dengan 2 stroke .. yang nggak pake valves.. lebih mempercepat langkah… !!! Disamping itu… sistem rotary engine ini.. nggak menggunakan connecting rods…!!! Dan ini membuat rotary engine termasuk powerful…!!!

      Teruz kerugiaannya apa…??? Yah sebagaimana 2 stroke… hasil pembakarannya yaitu carbon monoksidanya cukup tinggi… dimana disebabkan kurang sempurnanya pembakaran. Namun ini bisa dengan mudah disiasati dengan catalytic converter. Pada awal penciptaan rotary engine, masih ditemukan loss tenaga yang terjadi. Namun dengan perkembangan technology yang ada… loss ini makin bisa diminimalisir…!!!

      Contoh mobil yg pake rotary engine :

      ]








      http://www.khulsey.com/acura_int_engine.jpeg
      engine



      Fungsi Kopling
      Fungsi kopling adalah sebagai penghubung dan pemutus tenaga putaran mesin dari poros engkol. Pada umumnya kopling terletak diantara primer reduksi dan transmisi, atau untuk tipe lain yang terletak pada poros engkol. Ada dua jenis kopling yang digunakan pada sepeda motor, yakni:


      a. Kopling Otomatis

      Adalah kopling yang bekerja berdasarkan gaya sentrifugal, yang menghubungkan serta memutuskan tenaga mesin tergantung dari putaran mesin itu sendiri.


      Susunan pemasangan komponen-komponen pada kopling otomatis akan menempatkan kanvas kopling dan pelat kopling merenggang,
      hal ini berbeda dengan susunan pemasangan komponen-komponen pada kopling manual, dimana antara pelat dan kanvas kopling merapat. Pada saat mesin putaran lambat, kanvas dan pelat kopling masih merenggang sehingga putaran mesin dari poros engkol belum terhubung menuju transmisi dan roda belakang.
      Pada saat putaran mesin bertambah gaya sentrifugal mulai bekerja pada pemberat kopling sehingga pemberat bergerak menekan pelat kopling,
      hal ini akan menghasilkan merapatnya kanvas dan pelat kopling sehingga putaran mesin dan poros engkol akan dihubungkan ke transmisi dan akan dilanjutkan ke roda belakang.

      b. Kopling Manual

      Adalah kopling yang bekerja secara manual yang dilakukan oleh pengendara itu sendiri.


      Mekanisme kerja kopling adalah putaran mesin dari poros engkol yang akan diteruskan oleh kopling menuju transmisi dan ke roda belakang, pada saat kanvas kopling dan pelat kopling merapat, akan tetapi putaran mcsin dari poros engkol menuju ke transmisi akan terputus jika kanvas dan pelat kopling merenggang.

      Kopling adalah alat yang memenuhi persyaratan.
      a. Dapat mcneruskan putaran poros engkol ke transmisi (persneling).
      b. Dapat melepaskan hubungan antara poros engkol mesin dengan transmisi.
      c. Dapat meneruskan perputaran poros engkol mesin ke transmisi secara berangsur-angsur secara merata tanpa hentakan.

      Bagian-bagian kopling
      Kopling terdiri atas dua bagian utama:
      a. Rumah kopling (Clutch outer drum) yang ikut bérputar dengan poros engkol digerekkan oleh roda gigi pada ujung poros engkol).
      b. Pusat kopling (Clutch center) yang dipasang pada ujung poros utama persneling.


      Untuk meneruskan perputaran rumah kopling ke pusat kopling dipakai susunan pelat-pelat gesek (kanvas kopling) dan pelat-pelat baja yang saling bersentuhan.


      a. Pelat-pelat gesek (friction plates) mengikuti gerak memutar rumah kopling (lidah-lidahnya terkait pada rumah kopling).


      b. Pelat-pelat baja mengikuti gerak memutar pusat kopling (lidah-lidahnya terkait pada spie-spie pada pusat kopling).


      Agar pelat-pelat gesek dan pelat-pelat berputar bersama-sama sebagai satu kesatuan maka ditekan bersama oleh pegas-pegas yang kuat. Dengan mengurangi tekanan pegas arah susunan pelat-pelat gesek atau pelat baja, maka kopling akan slip, ialah perputaran rumah kopling tidak diteruskan seluruhnya ke pusat kopling. Bila tekanan pegas atas susunan pelat-pelat gosok/pelat-pelat baja ditiadakan, maka pusat kopling tidak digerakkan lagi oIeh perputaran rumah kopling. Alat yang mengatur besarnya tekanan pegas atas susunan pelat-pelat gesek pelat-pelat baja adalah pelat pengangkat (lifter plate) yang digerakkan oleh handel kopling.


      Prinsip Kerja Kopling
      kopling primer berfungsi untuk melayani start jalan,
      sedangkan kopling sekunder berfungsi untuk melayani pengoperan gigi.


      a. Kopling Primer
      Terletak pada poros engkol yang terdiri dari:
      (1) Outer clutch berputar bebas pada poros engkol,
      (2) Inner clutch berputar mcngikuti putaran poros engkol.
      (3) Drive plate (bandul) berupa kanvas yang terletak pada inner club, yang berfungsi sebagai pcnghubung putaran dari Inner Club ke Outer Clutch.
      (4) Drive gear sebagai penghubung cuter clutch dengan kopling sekunder Cara kerja kopling primer

      Pada saat mesin berputar stasioner (lambat), drive plat (bandul)
      belum bekerja, sehingga outer clutch praktis belum berfungsi.
      baik pada saat memindah gigi perseneling ataupun pada saat start
      jalan.


      Keterangan:
      1. Roda gigi penggerak primer
      2. Roda gigi yang digerakkan primer
      3. Rumah kopling
      4. Pelat pendorong
      5. Rol pemberat
      6. Pelat kopling
      7. Bush kopling
      8. Penutup
      9. Pelat gesek
      10. Rol pemberat
      11. Poros utama
      12. Penahan rol
      13. Poros engkol

      Secara lengkap dan umum cara kerja kopling dapat dijelaskan sebagai berikut:
      1. Handel kapling ditekan.
      2. Tangkai pelepas kopling (clutch release lever) tertarik oleh kabel kopling.
      3. Nok pelepas (release cam) pada poros tangkai pelepas kopling mendorong batang pengangkat (lifter rod).
      4. Batang pengangkat menekan pengangkat (lifter pin) dan pelat pengangkat (lifter plate).
      5. Pelat pengangkat menekan pegas-pegas kopling dan mendorong piringan penekan (pressure plate) sehingga menjauhi susunan pelat-pelat gesek kopling.
      6. Terjadilah jarak renggang kecil diantara pelat-pelat gesek dan pelat-pelat baja sehingga perputaran rumah kopling tidak diterusan lagi ke pusat kopling.


      Dengan melepaskan handel kopling secara perlahan-lahan maka gaya tekan pegas sedikit demi sedikit diteruskan kembali pada susunan
      pelat-pelat gesek kopling, yang pada akhimya pelat-pelat baja beserta pusat kopling mulai mengikuti perputaran rumah kopling secara merata.

      Mekanisme kopling terdiri atas:
      1. Gigi primer kopling,
      2. Rumah kopling
      3. Kanvas kopling (pelat gesek),
      4· Pelaf kopling.
      5. Pegas kepling,
      6. Pengikat kopling (baut),
      7. Kopling tengah
      8. Pelat tutup dan pelat dasar,
      9. Klep penjamin, dan
      10. Batang penekan.

      Kopling Mekanik
      Cara kerja kopling mekanik ialah apabila mesin dihidupkan dan perseneling masuk,
      sedangkan handel kopling tidak ditarik maka kopling bekerja menghubungkan putaran mesin sampai ke poros primer persneling,
      putaran poros engkol diteruskan oleh roda gigi utama (primer) poros engkol ke roda gigi utama (primer) kopling, sehingga rumah kopling dengan kanvasnya ikut berputar. Karena kanvas kopling dijepit oleh pelat kopling yang mendapat tekanan dan pegas-pegasnya, maka putaran kanvas diteruskan ke pelat-pelat tersebut, selanjutnya putaran ini diteruskan ke poros primer persneling. Apabila pada saat mesin hidup dan persnelmg masuk, handel kopling ditarik maka tali kopling menarik tuas dan tuas mendorong pen pendorong. Pen pendorong menekan tutup pegas sehingga pelat
      dasar mundur, dengan demikian pelat-pelat penjepit kanvas kopling
      merenggang, yang berarti pula putaran mesin hanya sampai ke kanvas
      kopling saja, hal inilah yang disebut kopling memutus hubungan.


      Pada saat kendaraan sedang berjalan proses pemindahan gigi adalah
      sebagai berikut :
      Sewaktu pedal persneling (transmisi) ditekan, handel kopling akan
      memutar kam pengangkat (lifter cam), sehingga posisi peluru memiliki
      penahan bola yang merapat dengan kam pengangkat serta akan berpindah tempat.


      Hal ini akan menyebabkan kam pengangkat terdorong dan selanjutnya akan mendorong kopling luar (outer cluth), akibat terdorong outer cluth maka posisi pelat kopling yang sedang ditekan oleh pemberat bergerak menjauhinya, hal ini akan mengakibatkan pelat dan kanvas kopling kembali merenggang sehingga pengoperan gigi dengan mudah dapat dilakukan, karena akibat merenggangnya kanvas dan pelat kopling, hal ini berarti putaran poros engkol ke transmisi
      terputus.

      Kopling Otomatis
      Kopling otomatis ialah kopling yang cara bekerjanya diatur oleh tinggi atau rendahnya putaran mesin itu sendiri, seperti halnya dengan kopling mekanik, maka kopling otomatis juga ada yang berkedudukan pada poros engkol dan ada juga yang berkedudukan pada poros primer persneling. Mengenai mekanisme atau peralatan koplingnya tidak berbeda dengan peralatan yang terdapat pada kopling mekanik, hanya tidak terdapat perlengkapan handel dan sebagai penggantinya pada kopling atomatis ini terdapat alat khusus yang bekerja secara otomatis
      pula, yakni:
      (1) Otomatis kopling, yang terdapat pada kopling tengah, untuk kopling yang berkedudukan pada pores engkol.
      (2) Rol pemberat yang berguna untuk menekan pelat dasar waktu digas.
      (3) Pegas kopling yang lemah, berguna pada waktu mesin hidup lambat,koplingnya dapat netral,
      (4) Pegas pengembali untuk mengembalikan dengan cepat dari posisi masuk ke posisi netral, bila mesin hidup dalam putaran tinggi menjadi rendah.

      Kopling Ganda
      Kopling ganda terdiri dari kopling primer yang bekerja berdasarkan
      gaya sentrifugal dan kopling sekunder yang bekerja secara
      konvensional atau disebut juga garpu kopling (shift clutch).
      Bagian-bagian kopling primer adalah:
      (1) Clutch Shoe (sepatu kopling) yang berputur mengikuti poros engkol.
      (2) Clutch Drum (rumah kopling) yang berhubungan dengan kopling konvensianal.

      Mekanisme kerja kopling ganda, yaitu:
      Pada saat poros engkol putaran rendah (mesin putaran lambat),
      clutch shoe (sepatu kopling) belum mengembang, karena masih tertahan
      oleh pegas, dengan demikian clutch drum (silinder kopling)-pun belum
      berputar, pada saat putaran mesin mulai meninggi maka sepatu kopling
      mulai mengembang karena adanya gaya snritrifugal. Dengan mengembangnya sepatu kopling maka silinder kopling akan ditekan (seperti proses rem tromol) dan berputar. Selanjutnya akan meneruskan putarannya ke kopling sekunder dan kopling sekunder akan melakukan prosesnya Seperti halnya kopling kanvensional yang telah dijelaskan,
      kopling ganda digunakan pada sepeda motor Honda dengan tujuan untuk
      mengatasi hentakan pada saat sepeda motor masuk gigi satu pada awal start.



      by : frades ,CS

      SMK NEGERI 3 LUBUKLINGGAU 2009

      Senin, 06 April 2009

      selamat datang di blog frades CS,,,,,,,,,,,,,!!!!

      Hukum-hukum Tentang Mayat (2)

      PDF Print E-mail
      Written by Administrator
      Thursday, 10 April 2008
      Cara Memandikan Mayat
      1. Menghilangkan benda-benda najis dari badan mayat.
      2. Dimandikan tiga kali : pertama, dimadikan dengan air yang dicampuri daun bidara (sidr), kemudian dimandikan dengan air yang dicampuri kapur barus dan terakhir dimandikan dengan air murni.

      Adapun cara memandikannya dengan tiga macam air tersebut sama dengan cara mandi junub, yaitu terlebih dahulu membasuh kepala dan lehernya, kemudian membasuh badan sebelah kanan (yakni badan bagian kanan dari pusar ke samping kanan dan dari leher sampai ke kaki) dan membasuh badan sebelah kiri.

      Beberapa Masalah Yang Berkaitan Dengan Memandikan Mayat.

      1. Jika kesulitan (berhalangan) mendapatkan daun bidara atau kapur barus atau keduanya, maka ada beberapa gambaran. Pertama, [bila] yang tidak ada adalah daun bidara, maka dimandikan dengan air murni sebagai ganti air yang dicampuri daun bidara, kemudian dimandikan dengan air yang dicampuri kapur barus dan dimandikan dengan air murni. Kedua, [bila] yang tidak ada adalah kapur barus, maka dimandikan dengan air yang dicampuri daun bidara, kemudian dengan air murni sebagai ganti air yang dicampuri dengan kapur barus dan dimandikan dengan air murni. Ketiga, [bila] yang tidak ada adalah keduanya ( daun bidara dan kapur barus), maka dimandikan tiga kali dengan air murni semuanya.

      2. Jika tidak ada air untuk memandikan mayat, maka ditayammumi sebanyak tiga kali sebagai ganti ketiga mandi tersebut. Mayat yang terluka atau terbakar boleh ditayammumi jika memandikannya akan menyebabkan kulitnya terkelupas.

      3. Jika tidak terdapat air yang cukup kecuali untuk satu kali mandi saja, maka jika yang ada adalah daun bidara, maka dimandikan dengan air yang dicampuri daun bidara, kemudian ditayammumi dua kali sebagai ganti mandi dengan air campuran kapur barus dan mandi dengan air murni. Dan jika daun bidara tidak ada, maka dimandikan dengan air murni sebagai ganti air yang dicampur dengan daun bidara, dan kemudian ditayammumi dua kali sebagai ganti air campuran kapur barus dan air murni.

      4. Jika tidak terdapat air yang cukup kecuali untuk dua kali mandi saja, maka ada beberapa gambaran.

      Pertama, jika yang ada adalah daun bidara saja, maka dimandikan dengan air daun bidara kemudian dengan air murni sebagai ganti air campuran kapur barus kemudian ditayammumi sebagai ganti air murni. Kedua, Jika yang ada adalah kapur barus saja, maka dimandikan dengan air murni sebagai ganti air campuran daun bidara, kemudian dimandikan dengan air kapur barus kemudian ditayammumi sebagai ganti mandi dengan air murni. Ketiga, Jika daun bidara dan kapur barus ada, maka dimandikan dengan air yang dicampur daun bidara dan air yang dicampur kapur barus kemudian ditayammumi sebagai ganti mandi dengan air murni.

      Shalat Jenazah PDF Print E-mail



      Shalat jenaza hukumnya wajib kifayah bagi setiap muslim. Apabila telah ada seorang muslim yang melakukan shalat jenazah untuknya, maka gugurlah kewajiban itu menshalatinya bagi yang lain. Shalat jenazah harus dilakukan dengan niat qurbatan ilallah (mendekatkan diri pada Allah).

      Tata Cara Shalat Jenazah
      Shalat jenazah terdiri dari lima takbir. Pelaksanaannya, setelah takbir pertama bacalah dua kalimat syahadat. Setelah takbir kedua, bacalah shalawat kepada Rasulullah Saww. Setelah takbir ketiga bacalah doa untuk kaum muslimin. Setelah takbir keempat, bacalah doa khusus untuk jenazah, kemudian bacalah takbir kelima sebagai penutup shalat jenazah.

      Secara ringkas, cara pelaksanaan shalat jenazah tersebut adalah:
      Setelah niat dan menentukan (nama dan jenis kelamin) jenazah yang akan dishalatkannya, maka lakukanlah serangkaian bacaan dan amalan berikut ini,

      Takbir pertama,
      Image
      (Allah Mahabesar),aku bersaksi bahwasanya tiada Tuhan selain Allah dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan Allah.

      Takbir kedua,

      Image

      (Allah Mahabesar), ya Allah, curahkanlah rahmat-Mu kepada Nabi Muhammad Saww. dan keluarga Muhammad.

      Takbir Ketiga,

      Image

      (Allah Mahabesar), Ya Allah, ampunilah seluruh dosa dan kesalahan kaum mukmini laki-laki dan kaum mukmin perempuan.

      Takbir Kempat,

      Image

      (Allah Mahabesar), Ya Allah, ampunilah seluruh dosa dan kesalahan jenazah ini.

      Takbir kelima, "Allahu Akbar" dan selesaila



      Sholat Jenazah






      Sholat Jenazah adalah menyolatkan mayyit atau orang yang sudah meninggal.

      Dan ini merupakan Fardhu Kifayah atas sekalian orang dalam suatu negeri atau kampung yang mengetahui akan meninggalnya seseorang yang Muslim.

      Erti Fardhu Kifayah adalah :

      Jika sudah dikerjakan oleh sebahagian orang-orang tersebut maka terlepaslah/gugurlah kewajibannya itu atas yang lain, dan bilamana tidak dikerjakan sama-sekali oleh orang-orang yang telah mengetahui akan
      meninggalnya seorang mayyit muslim, maka berdosalah seluruh orang-orang itu.

      Ada 4 (empat) perkara yang menjadi Fardhu Kifayah, iaitu :

      1.. Memandikan mayyit.
      2.. Mengkafankan mayyit.
      3.. Menyolatkan mayyit.
      4.. Menguburkan mayyit.

      A. Memandikan Mayyit :

      Sekurang-kurangnya memandikan mayyit adalah meratakan sekalian tubuhnya dengan air yang suci dan menyucikan, dengan terlebih dahulu membasuh segala najis yang ada.

      Beberapa hal dalam Memandikan Mayyit :
      1) Sunnah niat Memandikan Mayyit.
      2) Sunnah memandikannya ditempat yang tertutup dengan pagar atau langsai.
      3) Sunnah membakar dupa pada saat memandikan mayyit.(untuk menaikkan aroma wangi dan menutup bau yang aib bagi mayyit.)
      4) Wajib tidak terlihat antara pusat sampai lutut si mayyit itu.Menjaga dan mengekalkan aurat bagi mayyit.
      5) Sunnah melipat sepotong kain (pakai sarung tangan) di tangan kiri bagi yang memandikan mayyit untuk membasuh najis yang ada pada mayyit, dan sepotong kain yang lain untuk suginya (giginya), dan sepotong kain lagi untuk menggosok badannya.
      6) Sunnah pada permulaan memandikannya dengan air campur bidara, yang kedua dengan air biasa saja, kemudian dipenghabisannya dengan air yang dicampur dengan sedikit kapur barus, semuanya tiga kali-tiga kali sambil dipetel (digosok) sekalian badannya.
      7) Sunnah mengambilkan wudhu (air sembahyang) bagi mayyit, sedangkan niatnya adalah wajib bagi yang mengambilkan wudhu itu.

      B. Mengkafankan Mayyit :
      Sekurang-kurangnya mengkafankan mayyit adalah dengan sehelai (satu lapis) kain yang menutupi sekalian badannya.

      Beberapa hal dalam Mengkafankan Mayyit :
      1) Bagi mayyit laki-laki sunnah dikafankan dengan 3 (tiga) helai kain putih yang baru dan tiap-tiap helai menutupi sekalian badannya.
      2) Bagi mayyit perempuan sunnah memakai ghomis iaitu baju kurung dan telekung (mukenah) dan kain dan masing-masing 2 (dua) helai.
      3) Sunnah bagi keduanya (mayit laki-laki atau perempuan) dipakaikan kapas yang dicampur dengan cendana dan kapur barus yang diletakkan diatas tiap-tiap lubang badan dan anggota sujud.

      C. Menyolatkan Mayyit (sholat Janazah) :
      Rukun Sholat Janazah 7 (tujuh) perkara, iaitu :

      1) Niat Sholat Janazah.
      2) Sholatnya dengan 4 (empat) takbir, dimana Takbir pertama adalah Takbirotul ikhrom.
      3) Membaca Al-Fatihah dengan sunnah membaca A'uzubillah saja dan tidak sunnat membaca do'a istiftah.
      4) Sholat dilakukan dengan berdiri jika kuasa.
      5) Membaca Sholawat seperti sholawat pada tashahhud akhir sesudahnya takbir yang kedua.
      6) Mendo'akan Mayyit setelah takbir yang ke tiga, sekurang-kurangnya iaitu : "allohummagh firlahu " artinya : Ya Alloh Tuhanku ampunilah bagi mayyit ini.
      7) Memberi salam setelah takbir yang ke empat, sunnah dengan menambahkan "wabarokatuh".

      Adapun aturan dalam Sholat Janazah pada takbir yang pertama dan yang ke dua, maka Wajibnya dan Sunnahnya adalah sama saja bagi mayyit laki-laki atau perempuan.

      Sedangkan pada takbir yang ke tiga dan ke empat, maka ada perbedaan dhomirnya (sebutannya).

      Berikut adalah Tatacara Sholat Janazah :

      1) Niat Sholat Janazah :
      "Usholli 'ala hazal mayyiti arba'a takbirotin fardhu kifayatin lillahi ta'ala"
      Ertinya : Sahajaku sholat atas mayyit ini dengan 4 takbir fardhu kifayah lillahi ta'ala.

      2) Takbirotul ikhrom : "Allohu Akbar " (berbarengan dengan niat itu)

      3) Dilanjutkan dengan membaca Al-Fatihah dan sunnah "a'uzu", iaitu :
      "A'uzubillahiminas syaithonir rojim"

      "Bismillahir rohmanir rohim"
      "Alhamdulillahi robbil 'alamin, arrohmanir rohim, maliki yaw middin, iyyaka na'budu waiyyaka nashta'in, ihdinash-shirothol mustaqim, shirotol lazina an 'amta 'alaihim, ghoyril magh-dhubi 'alaihim, waladh-dhollin, amin"

      Tidak Sunnah membaca Suroh setelah Al-Fatihah.

      4) Takbir yang kedua : "Allohu Akbar"

      5) Dilanjutkan dengan membaca Sholawat :

      Allohumma sholli 'ala sayyidina Muhammad. Wa 'ala 'ali sayyidina Muhammad. 'Abdika warosulikan nabiyyil ummiyyi wa 'ala aali sayyidina Muhammad Wa azwajihi wazurriyatihi kama shollayta 'ala Ibrohim, wa 'ala aali Ibrohim Wabarik 'ala sayyidina Muhammad Abdika warosulikan nabiyyil ummiyyi wa 'ala aali sayyidina Muhammad Wa azwajihi wazurriyatihi kama barokta 'ala Ibrohim wa 'ala aali Ibrohim Fil 'alamina innaka hamidum majid.

      6) Takbir yang ketiga : "Allohu Akbar"

      7) Dilanjutkan dengan do'a mayyit :

      Bagi mayyit laki-laki adalah sebagai berikut :

      "Allohummagh firlahu warhamhu wa'afihi wa'fuanhu, wa akrim nujulahu wawas-si' madkholahu, wagh-silhu bis salji wal barod, wanaqqihi minal khothoya kama yunaqqos sawbul abyadhu minad danas, wa abdilhu daron khayron min darih, wa ahlan khoyron min akhlih, wa zaujan khoyron min zaujih, wa adkhil-hul jannata wa a'izhu min 'azabil qobri wa 'azabin naar"

      Bagi mayyit perempuan adalah sebagai berikut :

      "Allohummagh firlaha warhamha wa'afiha wa'fuanha, wa akrim nujulaha wawas-si' madkholaha wagh-silha bis salji wal barod, wanaqqiha minal khothoya kama yunaqqos sawbul abyadhu minad danas, wa abdil laha daron khayron min dariha, wa ahlan khoyron min akhliha, wa zaujan khoyron min zaujiha, wa adkhil-hal jannata wa a'izha min 'azabil qobri wa 'azabin naar".

      Ertinya :

      Ya Alloh Tuhanku, ampuni bagi mayyit ini dosanya dan berikan Rohmat padanya dan sentosakannya dan maafkan padanya, dan muliakan datangnya dan luaskan kuburnya dan sucikan dia dengan embun dan dengan air dan dengan air barod, dan bersihkan dia daripada segala dosa seperti dibersihkannya kain putih
      daripada segala kotoran, dan gantikan baginya rumah yang terlebih baik dari rumahnya, dan keluarga yang terlebih baik daripada keluarganya, dan Istri yang lebih baik daripada istrinya (bagi wanita : dan perangai suami yang lebih baik dari perangai suaminya didunia), dan masukkan dia ke dalam syurga dan jauhkan dia dari siksa kubur dan siksa api neraka.

      8) Takbir yang ke Empat : "Allohu Akbar"

      9) Dilanjutkan dengan ber do'a :
      Bagi mayyit laki-laki adalah sebagai berikut : "allohumma la tahrimna ajrohu, wala tuftinna ba'dahu, waghfir lana walahu"

      Bagi mayyit perempuan adalah sebagai berikut : "allohumma la tahrimna ajroha, wala tuftinna ba'daha, waghfir lana walaha"

      Artinya :
      Ya Alloh Tuhanku, janganlah luputkan kami akan pahalanya, dan janganlah fitnahkan kami sesudahnya, dan ampuni kami dan baginya.

      10) Memberi salam 2 (dua) kali, iaitu :
      "Assalamu 'alaikum warohmatullohi wabarokatuh
      Assalamu 'alaikum warohmatullohi wabarokatuh"

      D. Menguburkan Mayyit :

      Sekurang-kurangnya Mengubur Mayyit adalah mengubur dalam satu lobang yang dapat menutup aroma bau dan mencegahnya dari (korekan/galian) binatang-binatang buas.

      Sunnahnya bahawa dalamnya kubur itu sependirian ditambah satu hasta (setinggi orang dewasa yang sedang berdiri sambil mengangkat/melambaikan tangannya).

      Wajib menghadapkan mayyit ke arah Kiblat, dan sunnah dibacakan Talqin dan do'a wahabah., maka sekalian itu tersebut di dalam kitab "Maslikul Akhyar" dengan segala ertinya.